Surplus Perdagangan Australia Hampir Stabil

Posted on Sep 12, 2011

Surplus perdagangan Australia tetap stabil pada bulan Juli, meskipun terjadi pelunakan ekspor batubara menurut laporan dari biro statistik Australia pada hari Senin. Surplus perdagangan yang disesuaikan secara musiman naik menjadi A$1,826 Miliar.

Hasil tersebut sedikit lebih rendah dari ekspektasi para ekonom yang sebesar A$1,9 Miliar dari A$1,817 Miliar pada bulan Juni. Ekspor barang dan jasa turun 1% dari bulan-ke-bulan menjadi A$26,102 Miliar yang diukur secara musiman, komponen utama yang memberikan penurunan yaitu bahan bakar mineral batubara.

Pengiriman batubara, kokas dan briket turun 12% per bulan serta ekspor bahan bakar mineral lainnya turun 19%. Penurunan tersebut mengimbangi ekspor yang lebih tinggi dari komponen logam yang naik 18%.

Ekspor emas non-moneter melonjak 82% dari bulan sebelumnya. Cina adalah tujuan ekspor utama Australia selama sebulan terakhir dengan total pengiriman A$5,56 Miliar, lebih tinggi dari A$5,2 Miliar pada tahun lalu.

Goyahnya pertumbuhan global akibat krisis utang di ke-2 sisi Atlantik dan jatuhnya tingkat kepercayaan, terutama karena volatilitas pasar saham baru-baru ini mungkin akan menjadi halangan pertumbuhan ekspor.

Sebuah survei oleh Australia Industry Group bulan lalu, menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur mengalami kontraksi untuk bulan ke-2 secara berturut-turut pada bulan Agustus. Produsen sedang menghadapi masa sulit karena Dollar Australia yang semakin kuat dan lambatnya permintaan.

Permintaan yang lemah telah membuat ekspor Jerman jatuh tajam pada Agustus. Namun, Australia masih terlindung sampai batas tertentu oleh permintaan yang lebih tinggi untuk sumber daya dan nafsu makan Cina yang besar untuk logam.

Impor menurun 1% dari bulan sebelumnya menjadi A$24,276 Miliar. Pembelian barang dagangan menengah dan lainnya turun 6% dari bulan sebelumnya, sedangkan impor barang konsumsi meningkat 3%.

Produk Domestik Bruto (PDB) yang disesuaikan secara musiman naik 1,2% secara berurutan pada kuartal bulan Juni, hal tersebut membalikkan penurunan 0,9% pada kuartal bulan Maret.

There are no comments yet

  • Hello, guest