Market Analysis

Posted on Nov 14, 2011

Emas di atas $1.800 per ounce untuk pertama kalinya dalam 7 minggu pada 8 November 2011, dan naik untuk pertama kalinya dalam 3 hari pada hari Jumat (11/11/2011) akibat melemahnya Dollar.

Kelemahan Dollar biasanya manfaat bagi emas, karena meningkatkan daya tarik investor pada logam sebagai aset alternatif.

Sentimen pasar terus di dominasi oleh perkembangan yang mengelilingi krisis utang zona Euro. Parlemen Italia menyetujui amandemen anggaran negara tahun 2012, membuka jalan bagi pengunduran diri Perdana Menteri Silvio Berlusconi pada hari Sabtu (12/11/2011).

CPI (Consumer Price Index), perubahan pada harga dan perusahaan jasa yang dibeli oleh konsumen di Inggris  di prediksi mengalami sedikit penurunan, sebesar 5.1%, dari 5.2%. Apabila pada 15 November 2011 dirilis di bawah 5.1%, maka akan berdampak negatif bagi Pounds.

German ZEW Economic Sentiment, level indeks gabungan berdasarkan survei investor dan analis institusi Jerman yang akan di rilis pada 15 November 2011 di prediksi mengalami kenaikan, sebesar -51.7, dari -48.3. Apabila di rilis di bawah -51.7, maka akan kembali melemahkan Euro..

Bank of England (BOE) Inflation Letter, Gubernur BOE – Mervyn King, pada 15 November 2011 akan memberikan pendapat mengenai inflasi. Pernyataan yang optimistik akan mensupport Pound sterling dari tekanan Dollar.

PPI (Producer Price Index) Input, perubahan harga barang dan bahan baku yang dibeli oleh manufaktur di AS yang akan di rilis pada 15 November 2011 di prediksi mengalami penurunan, sebesar -.01%, dari 0.8%. Apabila di rilis di bawah -0.1%, maka akan berdampak negatif bagi  Dollar.

Retail Sales, perubahan nilai total inflasi pada sektor penjualan retail di AS di prediksi mengalami penurunan, sebesar 0.3%, dari 1.1%. Apabila pada 15 November 2011 di rilis di bawah 0.3%, maka akan berdampak negatif bagi Dollar.

Monetary Policy Statement, BOJ (Bank of Japan) pada 16 November 2011 akan menyampaikan pernyataan mengenai perekonomian Jepang, di barengi dengan penetapan tingkat suku bunga pada Overnight Call Rate, dilanjutkan dengan BOJ Press Conference. Diprediksi tingkat suku bunga tetap di bawah 0.10%.

BOE (Bank of England) Gov King Speaks, Gubernur Bank of England – Mervyn King, akan menyampaikan pidatonya pada 16 November 2011 pukul 17:30 WIB mengenai kebijakan moneter Inggris. Pernyataan yang optimistik akan menguntungkan Pounds.

BOE  (Bank of England) Inflation Report, laporan presiode 4 bulanan pada 16 November 2011 pukul 17:30 WIB ini memberi gambaran mengenai analisa ekonomi dan nilai inflasi Inggris kedepannya. Laporan tersebut juga akan memberi gambaran mengenai inflasi Inggris dalam 2 tahun kedepan.

Retail Sales, perubahan nilai total inflasi pada sektor penjualan retail di Inggris di prediksi mengalami penurunan, sebesar -0.3%, dari 0.6%. Apabila pada 17 November 2011 di rilis di bawah -0.3%, maka akan berdampak negatif bagi Pounds.

Building Permits, perubahan pada ijin jumlah bangunan di Amerika Serikat di prediksi mengalami sedikit kenaikan, sebesar 0.60M, dari 0.59M. Apabila pada 17 November 2011 di rilis di atas 0.60M, maka akan berdampak positif bagi Dollar.

Philly Fed Manufacturing Index, level index gabungan berdasarkan survei manufaktur di Philadelphia di prediksi mengalami kenaikan, sebesar 9.3, dari 8.7. Apabila pada 17 November 2011 di rilis di atas 9.3, maka akan menguntungkan Dollar.

Analisa teknikal 14 – 18 November 2011

EURUSD – Bearish

EURUSD rebound ke level 1.3793, setelah melemah hingga ke level terendah selama 1 bulan terakhir di 1.3483. Selama sepekan kemarin pair di perdagangkan lebih dari 370 point, dan di tutup naik di level 1.3752. EURUSD berpotensi kembali ke level 1.3860 yang sekaligus sebagai level resistance terkuat dari pola chart dan sebagai level sell dengan target down level 1.3655.

Resistance 3=1.4285
Resistance 2=1.4071
Resistance 1=1.3911
Pivot =
1.3697
Support 1=1.3537
Support 2=1.3323
Support 3=1.3163

AUDUSD – Bullish

AUDUSD rebound ke level 1.0303, setelah melemah hingga ke level terendah selama 1 bulan terakhir di 1.0050. Selama sepekan kemarin pair di perdagangkan lebih dari 350 point, dan di tutup naik di level 1.0284. AUDUSD berpotensi kembali ke level 1.0400 yang sekaligus sebagai level resistance terkuat dari pola chart dan sebagai level penentuan arah selanjutnya. Apabila break di atas 1.0400, maka level 1.0555 akan menjadi target up selanjutnya. Namun bila break di bawah 1.0400, maka berpotensi kembali ke level 1.0150.

Resistance 3=1.0821
Resistance 2=1.0620
Resistance 1=1.0452
Pivot =
1.0251
Support 1=1.0083
Support 2=0.9882
Support 3=0.9714

Hang Seng – Next Direction

Hang Seng kembali turun hingga terbentuk level terendah selama sepekan kemarin di level 18885, setelah naik ke level 20166. Selama sepekan kemarin Hang Seng di perdagangkan lebih dari 1250 point, dan di tutup turun di level 19072. Apabila Hang Seng break di bawah level 18898, maka level 17758 akan menjadi target down selanjutnya. Namun bila tetap break di atas level 18898, maka Hang Seng kembali berpotensi up ke level 20203.

Resistance 3=21144
Resistance 2=20655
Resistance 1=19863
Pivot=19374
Support 1=18582
Support 2=18093
Support 3=17301

Dow Jones – Bullish

Dow Jones untuk kontrak Desember kembali naik ke level 12140, setelah terkoreksi hingga ke level terendah selama sepekan kemarin di 11659. Selama sepekan kemarin Dow Jones di perdagangkan lebih dari 470 point, dan di tutup naik di level 12107. Dow Jones terbentuk pattern Ascending Triangles pada Time Frame H4. Apabila break di atas level 12140, maka 12226 akan menjadi target up selanjutnya.

Resistance 3=12761
Resistance 2=12451
Resistance 1=12279
Pivot =11969
Support 1=11979
Support 2=11487
Support 3=11315

Nasdaq – Bullish

Nasdaq untuk kontrak rebound ke level 2359.75, setelah terkoreksi ke level 2286.50, yang merupakan level terendah selama sepekan kemarin. Dalam perdagangan pekan kemarin Nasdaq di tutup naik di level 2352.00. Nasdaq masih terbentuk pattern Bull Flag pada Time Frame H4. Apabila break di atas level 2388.00, maka Nasdaq berpotensi terbentuk level high baru.

Resistance 3=2517.25
Resistance 2=2458.00
Resistance 1=2405.00
Pivot =2345.75
Support 1=2292.75
Support 2=2233.50
Support 3=2180.50

Gold – Bullish

Gold rebound ke level 1789.20, setelah terkoreksi ke level 1735.80 yang merupakan level terendah selama sepekan kemarin. Selama sepekan kemarin Gold di perdagangkan kurang dari $70 dan di tutup naik di level 1788.20. pada Time Frema H4 Gold masih terbentuk trend up dengan level koreksi 1762.00. Selama break di atas 1762.00, maka 1802 – 1816 akan menjadi target up selanjutnya.

Resistance 3=1882.23
Resistance 2=1842.46
Resistance 1=1815.33
Pivot =1775.56
Support 1=1748.43
Support 2=1708.66
Support 3=1681.53

Disclaimer

Market analysis ini sama sekali tidak bermaksud untuk mengajari anda, terlebih lagi mengajak anda untuk open posisi trading. Segala tindakan / keputusan yang anda ambil merupakan tanggung jawab penuh atas diri anda sendiri.

2 comments

  • Hello, guest
  • mas hendro, kalo liat posisi hari ini dimana harga GOLD berkisar dibawah 1762....apakah bisa diartikan/prediksikan bahwa u/ minggu ini harganya belum bisa kembali ke 1802-1816..makasih ya mas.