Jepang Catat Defisit Perdagangan ¥273,79 Miliar

Posted on Nov 21, 2011

Departemen keuangan mengatakan bahwa Jepang mencatat defisit perdagangan barang sebesar ¥273,79 Miliar pada bulan Oktober, membalikkan keuntungan dari bulan sebelumnya dan menunjukkan pemulihan dari bencana gempa bumi dan tsunami 11 Maret lalu.

Angka tersebut jauh di bawah perkiraan surplus ¥28,8 Miliar yang mengikuti surplus ¥298,2 Miliar yang direvisi ke bawah pada September.

Ekspor turun 3,7% per tahun pada bulan Oktober menjadi 5,512 Triliun, setelah jatuh 2,3% setelah direvisi ke bawah pada bulan sebelumnya. Hal ini juga menandakan kontraksi pertama dalam 3 bulan.

Ekspor ke Asia turun 6,6% per tahun menjadi ¥2,994 Triliun, jatuh untuk pertama kalinya dalam 3 bulan terakhir. Ekspor ke Cina sendiri jatuh 7,7% per tahun menjadi ¥1,077 Triliun yang juga jatuh pada 2 bulan terakhir.

Ekspor ke AS meninggalkan 2,3% per tahun menjadi ¥893,071 Miliar, jatuh untuk pertama kalinya dalam 3 bulan terakhir. Ekspor ke Uni Eropa turun 2,9% per tahun menjadi ¥636,461 Miliar yang jatuh untuk pertama kalinya dalam 5 bulan terakhir.

Impor melonjak 17,9% per tahun menjadi ¥5,786 Triliun yang naik selama 22 bulan, dibandingkan dengan perkiraan awal untuk kenaikan 15,1% yang mengikuti kenaikan 12,1% pada bulan sebelumnya.

Impor dari Asia naik 15,9 per tahun menjadi ¥2,629 Triliun, sedangkan impor dari Cina menambahkan 16,5% secara tahunan menjadi ¥1,305 Triliun. Sementara itu, impor dari AS menambahkan 9,7% per tahun menjadi ¥503,612 Miliar, dan ekspor dari Uni Eropa naik 15,1% per tahun menjadi ¥536,249 Miliar.

Neraca perdagangan yang disesuaikan menunjukkan defisit sebesar ¥457,9 Miliar, jauh di atas perkiraan yang sebesar 204,0 Miliar dan menyusul defisit ¥96,7 Miliar yang telah direvisi ke bawah pada bulan September.

There are no comments yet

  • Hello, guest