Market Analysis

Posted on Nov 21, 2011

Harga perak dan emas harus terus meningkat karena berlanjutnya ketidakpastian ekonomi, menurut kepala eksekutif Coeur d’Alene Mines Corp. (CDE.N: Quote, Profile, Research, Stock Buzz), penambang perak terbesar di AS.

Dalam sebuah wawancara Reuters, Mitchell Krebs yang baru-baru ini mengambil alih sebagai CEO Coeur d’Alene, setelah menjadi kepala keuangan, mengatakan perak dan emas cenderung dipandang sebagai investasi selama ketidakpastian ekonomi, meskipun perak juga memiliki permintaan industri yang kuat.

Existing Home Sales, jumlah bangunan yang terjual, kecuali konstruksi yang baru di Amerika Serikat di prediksi akan mengalami penurunan tipis, sebesar 4.82M, dari 4.91M. Apabila pada 21 November 2011 di rilis di bawah 4.82M, maka akan berdampak negatif bagi Dollar.

Prelim GDP (Gross Domestic Product). Perubahan inflasi berdasarkan pada nilai barang dan jasa ekonomi Amerika Serikat di prediksi tidak ada perubahan, tetap 2.5%. Dimana 3 bulan sebelumnya mengalami penurunan. Jika pada 22 November 2011 di rilis lebih besar dari ekspektasi ekonom, maka akan menguntungkan bagi Dollar.

FOMC (Federal Open Market Committee) Meeting Minutes, The Fed pada 23 November 2011 pukul 02:00 WIB (dini hari) akan mengadakan pertemuan membahas kebijakan moneter Amerika Serikat kedepannya. Hasil yang positif akan menguntungkan Dollar.

HSBC (The Hongkong and Shanghai Banking Corporation) Flash Manufacturing PMI (Purchasing Managers’ Index), level indeks gabungan berdasarkan survei manajer pembelian dalam industri manufaktur di China akan di rilis tanggal 23 November 2011. Apabila di rilis di atas 51.0, maka akan menguntungkan Yuan.

Monetary Policy Committee (MPC) meeting minutes, Bank of England (BOE) pada 23 November 2011 akan mengadakan pertemuan mengenai kebijakan moneter, yang mempengaruhi keputusan mereka dalam menentukan tingkat suku bunga kedepan. Hasil yang positif akan menguntungkan Pounds.

Core Durable Goods Orders, perubahan nilai total pembelian barang – barang durable oleh pihak manufaktur kecuali transportasi di AS di prediksi mengalami penurunan, sebesar 0.1%, dari 1.8%. Apabila pada 24 November 2011 di rilis di bawah 0.1%, maka akan berdampak negatif bagi Dollar.

German Ifo Business Climate, level indeks gabungan terhadap manufaktur, bangunan, grosir dan pengecer di Jerman yang akan di rilis pada 24 November 2011 di prediksi mengalami sedikit penurunan, sebesar 105.5, dari 106.4. Apabila di rilis di bawah 105.5, maka akan menambah pelemahan bagi Euro.

Revised GDP (Gross Domestic Product), Perubahan inflasi yang disesuaikan dengan nilai semua barang dan jasa ekonomi di Inggris di prediksi tidak ada perubahan, tetap 0.5%. Apabila pada 24 November 2011 di rilis di atas 0.5%, maka akan menguntungkan Pounds.

Analisa teknikal 21 – 25 November 2011

AUDUSD – Inverse Head and Shoulder

AUDUSD melanjutkan pelemahannya hingga ke level terendah selama 5 minggu terakhir di 0.9963, setelah menguat ke level 1.0340. Selama sepekan kemarin pair di perdagangkan lebih dari 370 point, dan di tutup turun di level 1.0003. AUDUSD berpotensi terbentuk pattern Inverse Head and Shoulder di level 0.9930, yang sekaligus sebagai level buy.

Resistance 3=1.0618
Resistance 2=1.0479
Resistance 1=1.0241
Pivot =
1.0102
Support 1=0.9864
Support 2=0.9725
Support 3=0.9487

USDCHF – Double Top

Swissy melanjutkan pelemahannya hingga ke level tertinggi selama 5 minggu terakhir di 0.9235, setelah menguat ke level 0.8959. Selama sepekan kemarin pair di perdagangkan kurang dari 290 point, dan di tutup naik di level 0.9164. USDCHF berpotensi terbentuk pattern Double Top di level 0.9300, yang sekaligus sebegai level sell.

Resistance 3=0.9555
Resistance 2=0.9395
Resistance 1=0.9279
Pivot =0.9119
Support
1=0.9003
Support 2=0.8843
Support 3=0.8727

Hang Seng – Next Direction

Hang Seng kembali turun hingga terbentuk level terendah selama 3 minggu terakhir di level 18337, setelah naik ke level 19660. Selama sepekan kemarin Hang Seng di perdagangkan lebih dari 1300 point, dan di tutup turun di level 18438. Pola chart pada Time Frame Daily melanjutkan pola pada pekan kemarin, selama break di bawah level 18898, maka level 17758 akan menjadi target down selanjutnya. Namun bila kembali melewati level 18898 dan break di atas 18898, maka Hang Seng kembali berpotensi up ke level 20203.

Resistance 3=20609
Resistance 2=20134
Resistance 1=19286
Pivot=18811
Support 1=17963
Support 2=17488
Support 3=16640

Nasdaq – Next Direction

Nasdaq untuk kontrak Desember turun ke level 2248.75 yang merupakan level terendah selama 5 minggu terakhir, setelah naik ke level 2273.75. Dalam perdagangan pekan kemarin Nasdaq di tutup turun di level 2251.25. Nasdaq keluar dari pattern Bull Flag pada Time Frame H4 dengan menembus level 2281.00. Selama break di bawah level 2281.00, maka 2210.25 akan menjadi target down selanjutnya.

Resistance 3=2458.75
Resistance 2=2416.25
Resistance 1=2333.75
Pivot =2291.25
Support 1=2208.75
Support 2=2166.25
Support 3=2083.75

Gold – Correction

Gold terkoreksi hingga ke level terendah selama 2 minggu di 1710.20, setelah naik ke level 1794.90, yang merupakan level tertinggi salama sepekan kemarin. Selama sepekan kemarin Gold di perdagangkan lebih dari $80 dan di tutup turun di level 1722.70. Chart pada Time Frame Daily mengindikasikan koreksi ke level 1682 – 1700 yang sekaligus sebagai level buy dengan target up level 1800.

Resistance 3=1859.70
Resistance 2=1827.30
Resistance 1=1775.00
Pivot =1742.60
Support 1=1690.30
Support 2=1657.90
Support 3=1605.60

Disclaimer

Market analysis ini sama sekali tidak bermaksud untuk mengajari anda, terlebih lagi mengajak anda untuk open posisi trading. Segala tindakan / keputusan yang anda ambil merupakan tanggung jawab penuh atas diri anda sendiri.

5 comments

  • Hello, guest
  • Bukannya senin malem agan hendro main di senayan gan..hehehe.. Lumayan.. ane dpt 4 tiket gratis dr temen..
  • Bukan senin malem agan hendro main di senayan gan..hehehe.. Lumayan.. ane dpt 4 tiket gratis dr temen..