Aktivitas Manufaktur Cina Tenggelam Ke Level Terendah

Posted on Nov 23, 2011

Kondisi operasi di seluruh sektor manufaktur Cina menurun ke level terlemah dalam 32 bulan terakhir pada November, menurut hasil survei terbaru dari Markit Economics yang menunjukkan pada hari Rabu.

Flash Indeks Manajer Pembelian (PMI) Markit/HSBC untuk sektor manufaktur menurun menjadi 48 pada bulan November, dari 51 pada bulan Oktober. Hasil ini merupakan pembacaan yang terendah dalam 32 bulan terakhir.

Pembacaan PMI di bawah 50 menunjukkan kontraksi di sektor ini. Indeks produksi manufaktur juga turun ke level terendah dalam 32 bulan terkahir sebesar 46,7 dari 51,4 pada bulan Oktober.

PMI manufaktur yang menurun menyiratkan bahwa pertumbuhan produksi industri kemungkinan dapat melambat lebih lanjut sebesar 11% – 12% per tahun dalam beberapa bulan mendatang. Hal itu dikarenakan permintaan domestik dan permintaan eksternal yang mendingin.

“Pendinginan pada permintaan domestik dan eksternal di atur untuk melemahkan pesanan ekspor baru yang masih kuat,” kata Ketua ekonom HSBC – Hongbing Qu. Pesanan ekspor baru meningkat pada tingkat yang lebih cepat pada bulan November, namun pesanan baru secara keseluruhan telah menurun.

Pada catatan positif, baik biaya input dan output menurun selama sebulan setelah naik pada bulan sebelumnya. Hal itu dikarenakan inflasi cenderung melambat pada kecepatan yang lebih cepat dari yang diharapkan.

Dalam sebuah laporan pada hari Selasa, Bank Dunia mengatakan bahwa indikator ekonomi Cina yang menunjuk ke penurunan lembut bagi perekonomian. Hal ini juga menunjukkan bahwa pertumbuhan akan dipengaruhi oleh perkembangan di Eropa dan perlambatan ekonomi global.

Kreditur sendiri melihat pertumbuhan Cina di 9,1% tahun ini, naik dari 9% pada prediksi sebelumnya. Pada tahun 2012, perekonomian diperkirakan akan tumbuh 8,4% dan pada tingkat yang kurang lebih sama nantinya.

Awal bulan ini, Direktur Dana Moneter Internasional (IMF) – Christine Lagarde meminta Cina untuk bergerak lebih jauh dari ekspor dan investasi terhadap konsumsi. Dia juga memperingatkan Cina dan negara Asia lainnya terhadap resiko penurunan yang kuat dari krisis utang Eropa.

There are no comments yet

  • Hello, guest