Trading Style Menentukan Profit Seorang Trader

Posted on Nov 30, 2011

style tradingSetiap trader memiliki gaya trading sendiri, hal ini disebabkan karena keterbatasan waktu seseorang yang tidak dapat memantau harga setiap saat. Gaya trading sendiri bermunculan dengan ditemukannya suatu studi mengenai gaya trading seorang trader. Ada seorang trader yang memilih untuk bersifat lebih pasif, seperti layaknya kebijakan seorang Warren Buffet, ada juga seorang trader yang memiliki waktu dan akses yang mencukupi sehingga memungkinkan untuk memantau pergerakan harga dan terus mencoba mengambil profit saat trading.

Bagi anda yang masih tergolong baru dalam dunia trading, ada baiknya untuk mencari gaya trading yang cocok dengan karakter dan kesibukan sehari-hari. Pemilihan gaya trading yang cocok akan menambah peluang menjadi seorang trader yang sukses. Berikut adalah 4 macam gaya trading yang pada umumnya digunakan oleh para trader.

Scalping
Scalping adalah suatu gaya trading dengan teknik membuat lusinan bahkan ratusan open posisi trading dalam satu hari. Scalping biasanya dilakukan dalam hitungan menit dengan mengambil profit yang tidak banyak. Gaya trading scalping membutuhkan faktor pendukung teknik scalping untuk mengamati chart dan mampu melakukan keputusan secara cepat dan tanpa ragu-ragu.

Day Trading
Day trading adalah suatu gaya trading bagi trader yang lebih senang untuk melakukan open posisi dan menyelesaikannya hari itu juga tanpa menginap. Seorang day trader mungkin tidak akan bisa tidur dengan lelap dikarenakan dia masih mempunyai posisi trading yang masih terbuka dan juga dikarenakan tidak mau terkena biaya swap (overnight swap).

Swing Trading
Swing trading adalah seorang trader fundamental yang menahan posisi nya lebih dari satu hari. Dewasa ini, kebanyakan fundamental trader dan para top hedge fund lebih sering melakukan swing trading. Hal ini dikarenakan update berita dan laporan ekonomi yang signifikan biasanya muncul dalam skala beberapa hari ataupun mingguan.

Position Trading
Position trading adalah yang terlama dari semua gaya trading diatas. Seorang position trader bisa menahan posisinya sampai beberapa tahun. Gaya trading ini memerlukan pemahaman ekonomi makro yang kuat. Seorang figur sukses dengan gaya trading seperti ini adalah Warren Buffet. Jika anda tidak kuat menahan degup jantung melihat fluktuasi pips account trading anda, maka gaya trading ini tidaklah untuk anda.

Pilih Gaya Trading Yang Paling Nyaman

Konsistensi adalah faktor yang penting disini. Ketika kita tiba pada suatu gaya trading yang cocok dan profitable, kepercayaan diri yang berlebihan sewaktu-waktu bisa mengubah gaya trading kita, dan hasilnya berujung kepada loss. Buatlah diri kita senyaman mungkin agar kita bisa tetap konsisten terhadap gaya trading kita.

Intisari
Untuk mencari gaya trading yang sesuai dengan karakter dan rutinitas anda, memang membutuhkan kesabaran yang tidak cukup hanya satu atau dua bulan. Akan tetapi jika anda bisa menentukan gaya trading yang sesuai dengan karakter dan dapat membangunnya menjadi suatu sistem trading yang telah berjalan baik, kesabaran dan ketekunan anda akan terbayar di masa mendatang.

Apa style trading yang anda gunakan? Kenapa anda memilihnya?
Sharing anda akan sangat bermanfaat bagi para pembaca 🙂

6 comments

  • Hello, guest
  • setelah menemukan dan menentukan gaya trading, langkah selanjutnya adalah mempertahankan gaya trading tersebut agar konsisten dalam meraih profit yang berulang-ulang. Jangan sampai kita tergiur pergerakan chart sesaat yang berujung pada loss.