Asia Menurun Setelah Penurunan Peringkat S&P

Posted on Jan 16, 2012

Market Asia jatuh pada hari Senin setelah serangkaian penurunan peringkat dari Standard & Poor’s (S&P), dan pembicaraan mengenai macetnya utang di Yunani mendorong krisis utang Eropa yang sedang berlangsung kembali menjadi sorotan.

Nikkei Stock Average (Jepang) dan Kospi (Korea Selatan) masing-masing turun 1,5%, sedangkan indeks Hang Seng (Hong Kong) kehilangan 1,1%.

Lembaga pemeringkat S&P memotong peringkat Perancis dan Austria AAA satu peringkat pada Jumat malam kemarin, dan juga menurunkan peringkat Italia, Spanyol, Malta, Slovenia, Slovakia, Portugal dan Siprus.

Bukan hanya itu saja, S&P juga menempatkan Perancis yang menjadi ekonomi ke-2 terbesar di zona Eropa dan 13 negara zona Eropa yang lainnya mendapatkan pandangan negatif.

“Semua orang melihat dampak dari penurunan peringkat tersebut. Setelah itu akan ada penurunan peringkat berikutnya untuk bank-bank yang ada di Perancis,” kata Tom Kaan – Direktur penjualan ekuitas di Louis Capital Market di Hong Kong.

“Hal itu akan menciptakan banyak hal negatif di Market, dan dampak tersebut akan segera menjalar ke Inggris serta bank-bank yang ada di AS,” tambahnya.

Bagaimanapun, Yunani tetap menjadi perhatian utama setelah pembicaraan dengan kreditor swasta telah gagal pada hari Jumat, dan negosiasi penting untuk merestrukturisasi utang negara diharapkan dapat dilanjutkan pada hari Rabu.

“Sementara pemotongan S&P terus berlangsung, kami berpikir bahwa Market masih belum siap untuk menerima kondisi default yang akan diterima oleh Yunani,” kata Win Thin – ahli strategi di Brown Brothers Hamman.

There are no comments yet

  • Hello, guest