Dollar AS Menguat Dari Euro Menjelang Klaim Pengangguran

Posted on Feb 02, 2012

Dollar AS pada Kamis pagi (waktu AS setempat) menguat di New York, menjelang laporan-laporan penting pada pekerjaan bulanan besok. Pekerjaan di sektor swasta AS melihat pertumbuhan yang masih aktif di bulan Januari, menurut laporan yang dirilis oleh Automatic Data Processing, Inc (ADP) pada hari Rabu.

ADP mengatakan bahwa lapangan kerja di sektor usaha swasta non-pertanian meningkat sebesar 170,000 yang menyusul revisi kenaikan 292,000 di bulan Desember. Dollar AS naik mendekati $1,31 terhadap Euro, naik sekitar 1 sen dari kemarin.

Inflasi harga produsen di zona Eropa lebih kecil dari yang diharapkan pada bulan Desember, sehingga ada kemungkinan suku bunga akan dipotong oleh Bank Sentral Eropa (ECB) menurut angka terbaru dari Eurostat yang menunjukkan pada hari Kamis.

Inflasi harga produsen turun menjadi 4,3% di bulan Januari dari 5,4% pada bulan sebelumnya. Sementara itu, hasil penjualan obligasi Spanyol menurun dan hanya berhasil menjual €4,6 Miliar, hal itu mengurangi kekhawatiran tentang krisis utang Eropa lebih lanjut.

Namun pada umumnya, Euro melemah pagi ini karena para traders mencari tanda-tanda tambahan bahwa pemulihan global akan bertahan pada tahun 2012. Dollar AS sedikit merasa lega dengan rival utama lainnya, terjebak di dekat $1,5830 terhadap Poundsterling dan ¥76.10 terhadap Yen.

There are no comments yet

  • Hello, guest