IMF Melihat Resiko Yang Lebih Dalam Pada Perekonomian Cina

Posted on Feb 07, 2012

Ekonomi Cina mengalami penurunan hampir 4% dalam tingkat pertumbuhannya yang diproyeksikan untuk tahun ini, jika krisis utang di Eropa semakin meningkat, Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan hal tersebut pada hari Senin.

Dalam laporan yang dipublikasikan di Beijing, pemberi pinjaman yang berbasis di Washington memperingatkan bahwa resiko dari Eropa ke Cina merupakan hal “besar dan nyata.” Tingkat pertumbuhan Cina diperkirakan akan turun tiba-tiba jika zona Eropa mengalami resesi yang tajam.

Laju pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Cina diperkirakan akan turun menjadi 8,25% tahun ini dari 9,2% pada tahun 2011. Setelah itu, tingkat tersebut akan naik menjadi 8,75% pada 2013.

Ekspor bersih akan terbukti menjadi hambatan yang signifikan pada pertumbuhan dalam 2 tahun mendatang, laporan IMF mengatakan. Dan surplus transaksi berjalan diperkirakan akan tetap pada 3% – 4% dari PDB.

IMF mengatakan bahwa beberapa dukungan fiskal sederhana untuk perekonomian Cina itu dibenarkan, mengingat situasi global yang tidak pasti. Oleh karena itu, pemberi pinjaman mendesak pihak berwenang untuk menunda rencana mengenai konsolidasi fiskal, dan menargetkan defisit pemerintah sekitar 2% dari PDB untuk 2012.

Jika resiko tersebut berasal dari volatilitas keuangan dari Eropa, itu akan menyeret pertumbuhan Cina berada di titik rendah, laporan IMF mengatakan. Saluran penularan akan dirasakan terutama melalui perdagangan, dengan pukulan yang berdampak pada permintaan domestik, tambahnya.

Namun, neraca modal Cina yang tertutup akan memberikan perlindungan dari dampak situasi keuangan, kata IMF.

IMF mendesak Cina untuk merespon paket fiskal yang signifikan, dilakukan melalui anggaran pemerintah pusat dan daerah, daripada sistem perbankan jika skenario downside menjadi nyata.

Hal ini juga mencatat bahwa inflasi telah mencapai tingkat yang lebih nyaman pada akhir tahun 2011, dan akan terus menerus dalam beberapa bulan pertama tahun 2012.

IMF mengatakan upaya pemerintah untuk mendinginkan sektor properti yang telah berlaku secara efektif dan pasar sekarang sudah mulai mereda. Namun, pemberi pinjaman melihat sedikit alasan untuk mundur dari langkah-langkah pemerintah.

One comment

  • Hello, guest