Manufaktur China melemah, Emas sulit untuk naik

Posted on May 25, 2012

harga emas

Kegiatan manufaktur China kembali melemah pada bulan Mei dan mencerminkan situasi ekspor yang mulai memburuk. Hal ini membuat harga emas susah untuk naik sampai tahun 2013.

Para pembuat kebijakan di Beijing telah dan akan terus berusaha untuk menstabilkan pertumbuhan, seperti yang telah ditunjukkan melalui likuiditas kredit, perumahan untuk publik serta investasi di bidang infrastruktur dan konsumsi.

China yang merupakan pengimpor terbesar dalam hal material mentah seperti besi,tembaga dan emas menghadapi kemungkinan kejatuhan ekonomi dikarenakan ketidak seimbangan perdangangan global yang terjadi di era krisis global sekarang ini.

Para manufaktur China dilaporkan menunda pesanan bahan baku seperti batubara dan biji besi. Perekonomian China hanya tumbuh 8,1 persen pada kuartal pertama tahun 2011 yang merupakan kenaikan terlemah dalam hampir tiga tahun terakhir.

3 comments

  • Hello, guest
  • @bro dhani pratama wah,penjelasjadiannya bagus sekali penjelasannya, sangat memberikan pemahaman tentang apa yang sedang terjadi...baru ngerti gw sekarang matur suwun mas bro
  • @bro dhani pratama mohon penjelasan lebih lanjut mengenai masalah ketidakseimbangan perdagangan global benar2 masih gelap nih matur suwun mas bro
    • halo bro andre, ketidakseimbangan perdagangan global maksudnya begini : kita langsung bicara contoh saja ya bro, contohnya hubungan perdagangan China dan AS. China ekspor (jual) barang ke AS dalam jumlah besar, sedangkan jumlah ekspor (jual) barang ke China sangat sedikit. Ini sudah tidak seimbang. Nah pada titik tertentu, konsumen AS sebenarnya tidak mampu membeli barang dari China, namun China "memberikan dana segar" ke AS dengan cara membeli surat hutangnya. Akhirnya yang terjadi, konsumen AS membeli barang yang sebenarnya mereka tidak mampu beli (credit krisis to buble), dan hasilnya ekonomi AS jatuh. Untuk memperbaiki ketidakseimbangan ini, China perlu merubah kebijakan ekonominya agar lebih besar dalam melakukan konsumsi, sehingga negara lain bisa menjual produknya ke China.