Market Analysis

Posted on Nov 18, 2012

Eropa semakin mengkhawatirkan! Negara di Eropa dengan kondisi perekenomian terbaik yaitu Jerman mulai menunjukkan keadaan yang mencemaskan.

Badan Statistik Jerman merilis, pertumbuhan ekonomi negeri itu pada Juli-September hanya sebesar 0,2%. Beberapa pengamat mengkhawatirkan buruknya data yang terjadi dalam beberapa pekan belakangan ini bisa mengarah pada pertumbuhan negatif di kuartal terakhir tahun ini.

Dari Negeri Paman Sam, dua ekonom terkenal Amerika Serikat pesimis terhadap masa depan ekonomi negara adidaya tersebut. Mereka tak yakin para politisi di Washington mampu sepakat mengatasi tumpukan utang negeri tersebut.

Amerika Serikat sedang menuju tubrukan keuangan seperti ketika pasar properti kolaps enam tahun lalu. Menurutnya, penyebabnya karena investor mencari imbal hasil yang tinggi dan berisiko.

Berita High Impact selama sepekan (19 – 23 November 2012)

Existing Home Sales diprediksi mengalami kenaikan di level 4.76M. Jika data yang dirilis 19 November 2012 Pkl. 21.00 WIB ini lebih besar dari prediksi maka Dollar AS akan mengalami penguatan.

Monetary Policy Meeting Minutes, RBA (Reserve Bank of Australia) pada 20 November 2012 pukul 06:30 WIB akan membahas kondisi ekonomi yang mempengaruhi keputusan mereka dalam menentukan tingkat suku bunga ke depan. Jika hasil yang diumumkan positif maka akan memberikan dampak penguatan bagi Aussie.

Akan ada 3 berita penting dari Negeri Matahari Terbit pada tanggal 20 November 2012 yaitu Monetary Policy Statement, Overnight Call Rate, BOJ Press Conference tetapi waktunya masih tentative.

Pidato dari Gubernur RBA (Reserve Bank of Australia), Stevens akan berpidato pada 20 November 2012 Pukul 13.00 WIB dan hasil pidatonya sangat berpengaruh akan pergerakan AUD.

Sepanjang hari tanggal 20 November 2012 akan ada pertemuan grup Eropa. Hasil yang positif akan menguntungkan Euro.

Building Permits adalah sebuah indikator yang mengukur pertumbuhan sektor konstruksi perumahan. Building Permits akan diumumkan tanggal 20 November 2012 Pkl. 19.30 WIB. Diprediksi akan mengalami penurunan 0.02M di level 0.87M dari bulan lalu di 0.89M. Jika hasil pengumuman lebih besar dari prediksi maka USD akan menguat.

20 November 2012 Pkl. 23.15 WIB akan ada pidato dari Bernanke selaku Fed Chairman. Data yang positif akan menguntungkan USD.

Monetary Policy Committee (MPC) Meeting Minutes, Bank of England (BOE) pada 21 November 2012 pukul 15.30 WIB akan mengadakan pertemuan mengenai kebijakan moneter, yang mempengaruhi keputusan mereka dalam menentukan tingkat suku bunga kedepan. Hasil yang positif akan menguntungkan Pounds.

Public Sector Net Borrowing akan dirilis tanggal 21 November 2012 Pkl. 15.30 WIB. Diprediksi akan berada di level 4.1B. Jika hasil yang akan diumumkan lebih kecil dari prediksi maka GBP akan menguat.

Unemployment Claims di US diprediksi mengalami penurunan di level 397K dari sebelumnya yaitu 439K. Jika hasil pengumuman Unemployment Claims 21 November 2012 Pkl. 19.30 WIB lebih kecil dari prediksi maka USD akan menguat.

French Flash Manufacturing PMI akan dirilis 22 November 2012 Pkl. 14.00 WIB. Diprediksi mengalami penguatan di level 44.1 dari sebelumnya 43.7. Jika hasil pengumuman lebih baik dari prediksi maka Euro akan menguat.

German Flash Manufacturing PMI akan dirilis 22 November 2012 Pkl. 14.30 WIB. Diprediksi mengalami penguatan di level 46.1 dari sebelumnya 46.0. Jika hasil pengumuman lebih baik dari prediksi maka Euro akan menguat.

EUR – Spanish 10-y Bond Auction (Tentative)

German Ifo Business Climate, level indeks gabungan terhadap manufaktur, bangunan, grosir dan pengecer di Jerman yang akan di rilis pada 23 November 2012 Pkl. 15.00 WIB diprediksi mengalami sedikit penurunan di angka 99.6 dari 100.0. Apabila dirilis di bawah 99.6, maka akan memberi pelemahan bagi Euro.

Analisa Teknikal 19 – 23 November 2012

GBPUSD – Bearish

Pounds minggu lalu ditransaksikan melanjutkan pelemahannya. Namun, Kamis dan Jumat lalu Pounds ditransaksikan menguat. Pelemahan Pounds merupakan pelemahan terendah selama 2 bulan terakhir.

Secara teknikal, Pounds minggu ini akan sideways namun cenderung melemah. Jika ingin membuka posisi pada pair ini sebaiknya Open Sell di level Sell Limit 1 @1.5981 dan Sell Limit 2 @1.6063, untuk support kuat di level 1.5823.

Resistance 3=1.6019
Resistance 2=1.5968
Resistance 1=1.5928
Pivot =1.5877
Support 1=1.5837
Support 2=1.5786
Support3=1.5746
 

AUDUSD – Next Direction

Minggu lalu Aussie ditransaksikan melemah. Pelemahan Aussie tak lepas dari melemahnya komoditas Emas. Namun, Jumat lalu Aussie ditransaksikan menguat.

Minggu ini, Aussie akan sideways. Silahkan lakukan posisi Sell di level Sell Limit @1.0450. Level penentuan di level @1.0279, jika level ini berhasil ditembus maka Aussie akan menuju level 1.0149.

Resistance 3=1.0616
Resistance 2=1.0538
Resistance 1=1.0442
Pivot =1.0364
Support 1=1.0268
Support 2=1.0190
Support3=1.0094
 

GOLD – Next Direction

Pergerakkan Gold minggu lalu melemah. Gold berhasil menembus support kuat di level 1729 dan 1717. Minggu lalu Gold ditutup di bawah support kuat 1717 yaitu di level 1712.

Karena ditutup di bawah support kuat, Gold besar kemungkinan masih akan terus melemah menuju level psikologis 1700. Namun, Gold masih belum menunjukkan trend yang jelas sehingga range trading dalam minggu ini yaitu 1700-1738.

Resistance3=1764
Resistance 2=1750
Resistance 1=1731
Pivot =1717
Support 1=1698
Support 2=1684
Support 3=1665
 

Disclaimer

Market analysis ini sama sekali tidak bermaksud untuk mengajari anda, terlebih lagi mengajak anda untuk open posisi trading. Segala tindakan / keputusan yang anda ambil merupakan tanggung jawab penuh atas diri anda sendiri.

There are no comments yet

  • Hello, guest