Korsel Gelontorkan 1 Milyar Won agar Nilai Tukar Won tidak Terlalu Tinggi

Posted on Nov 23, 2012

south korea won

Bank Sentral Korea Selatan menggelontorkan dana hingga $ 1 milyar won untuk membeli US dollar agar nilai Won – mata uang lokal Korsel – tidak naik terlalu tinggi terhadap US dollar.

“Kami dekat ke tahap di mana langkah-langkah khusus harus diambil,” kata Deputi Menteri Keuangan Choi Jong-ku kepada wartawan.

Pertumbuhan ekonomi Korea Selatan yang bergantung kepada kegiatan ekspor membuat nilai tukar Won menjadi sangat penting bagi kelangsungan ekonomi Korsel.

Won akhirnya mengakhiri sesi trading kemarin dengan posisi lebih rendah, namun masih naik lebih dari 6 persen selama tahun ini.

US dollar adalah mata uang global, artinya bahwa segala perdagangan internasional diselesaikan dengan pembayaran menggunakan US dollar. Satu-satunya ekspor dari AS adalah “inflasi”. Jadi ketika Federal Reserve AS mencetak uang melalui Quantitative Easing, maka mereka mengekspor “inflasi” ke seluruh dunia. Setiap mata uang dollar yang tersebar di seluruh dunia mengalami inflasi karena pencetakan US dollar baru dan hasilnya mengakibatkan mata uang lokal negara tersebut mengalami kenaikan nilai.

Pada poin ini Bank Sentral lokal negara tersebut termasuk Bank Indonesia mempunyai 2 pilihan :

  • Membiarkan nilai USD turun dan hasilnya mata uang lokal menjadi naik
  • Memaksa mata uang lokal untuk ikut turun sejalan dengan penurunan nilai USD

Jika mata uang lokal naik, eksportir yang bergantung pada kekuatan konsumsi konsumen di AS akan melihat kenaikan yang menyakitkan pada harga barang mereka. Dan inilah yang dihindari oleh Bank Sentral Korea Selatan maupun bank sentral manapun di seluruh dunia termasuk Bank Indonesia.

There are no comments yet

  • Hello, guest