Tips Forex Money Management Menggunakan Stop Loss

Posted on Mar 18, 2013

Halo sobat traders,

“Money management itu penting”

Anda mungkin sudah ribuan kali mendengar kalimat ini. Kita banyak menjumpainya di perbincangan antar trader ataupun di forum dan diskusi mengenai trading. Meskipun money management adalah topik yang simple dan sering kita dengar, tetapi pada kenyataannya terlalu sering kita mendapati trader yang mengeluh karena loss besar-besaran. Bahkan, kita sering masuk ke pasar dengan strategi yang benar dan profit,  tapi keluar dengan posisi loss.

Dengan tidak mengesampingkan bahwa begitu pintarnya seorang trader dalam memahami pergerakan pasar, ternyata sisi psikologi merekalah yang sebenarnya menyebabkan mereka kehilangan uang (loss).

Apa yang menyebabkan hal ini terjadi?
Apakah pasar itu sangat sulit untuk dimengerti?
Ataukah sebenarnya ada kesalahan-kesalahan simple yang sering kita buat sehingga kita loss?

Jawabannya bisa Anda temukan melalui tulisan saya dibawah ini.

risk and reward

risk and reward

Kebanyakan trader mengalami loss yang besar karena tidak mengerti apa itu yang dinamakan risk and reward. Artinya, Anda harus mengerti dulu berapa jumlah kerugian yang akan Anda hadapi untuk mendapatkan suatu keuntungan.

Tanpa pengetahuan mengenai management resiko, kita seringkali menjumpai trader yang terlalu lama menahan posisi floating loss, tapi disaat posisi floating profit, mereka buru-buru untuk close posisi. Hasilnya, posisi awal yang seharusnya profit berakhir tragis dalam keadaan loss.

Lalu apa yang perlu kita lakukan untuk mengatasi kondisi seperti ini? Sebelum kita melakukan open posisi, kita harus memperhitungkan dengan cermat berapa jumlah kerugian yang kita tentukan, dan berapa keuntungan yang akan kita dapatkan. Untuk itu kita perlu menentukan berapa rasio Stop Loss dan Take Profit yang akan kita dapatkan pada setiap open posisi kita. Secara general, rasio dari risk and reward adalah 1:2.

Contoh:
Trader A melakukan analisa dengan memperhitungkan faktor yang didapat dari indicator, support dan resistance pada suatu pair currency. Selanjutnya trader A melakukan posisi BUY pada currency USD/JPY pada running price 90.00, maka sesuai perhitungan risk and reward, Anda harus memasang Stop Loss pada point 89.80 dan Take Profit pada point 90.40. Dengan perhitungan risk and reward yang cermat dan kokoh, maka trader akan terjaga dari open posisi yang tidak sebanding dengan profit yang akan didapat.

money management

money management

Stop Loss Technique

Stop Loss merupakan salah satu cara untuk meminimalisir resiko dan memaksimalkan profit di setiap posisi trading kita. Dengan menggunakan Stop Loss, kita dapat menghindari skenario dimana kita banyak mengakumulasikan profit, akan tetapi satu buah kesalahan / loss yang besar akan menyapu habis jumlah akumulasi total profit kita.

Salah satu teknik yang banyak digunakan oleh beberapa trader yang sukses adalah dengan memindahkan Stop Loss ke tingkat break event point / impas setelah harga bergerak sesuai dengan open posisi. Trailing stop merupakan cara berikutnya yang bisa dilakukan untuk mengunci profit yang sudah Anda dapatkan.

Berikut adalah 3 trading tips yang dapat digunakan dalam menentukan Stop Loss:

  • Two-Day Hi/Lo Method

Teknik ini banyak digunakan oleh para fund manager. Penerapan dari teknik ini adalah dengan menempatkan Stop Loss kira-kira 10 pips di atas 2-day-high ataupun 2-day-low pada dua hari sebelumnya. Teknik ini lebih cocok digunakan oleh para long term trader yang mempunyai jumlah capital yang besar.

  • Parabolic Stop and Reversal (SAR)

Parabolic SAR pada dasarnya adalah indikator volatility yang menampilkan sejumlah titik-titik kecil yang berada diatas / dibawah chart, namun kita juga bisa menggunakan titik ini sebagai acuan Stop Loss. Teknik ini bisa digunakan untuk para intraday trader.

  • Support & Resistance

Jika suatu harga menembus support / resistance level, maka support ini berubah menjadi resistance dan ini berlaku sebaliknya. Anda dapat menempatkan Stop Loss 20 pips dibawah support level, atau 20 pips di atas resistance level. Teknik ini biasa digunakan juga oleh para intraday trader.

Mengingat pentingnya Stop Loss untuk kesuksesan trading kita, maka kita sebagai trader harus mempertimbangkan faktor Stop Loss disetiap open posisi yang dilakukan. Jika Anda tidak menggunakan Stop Loss, maka Anda akan berada di posisi “belas kasihan” market. Seharusnya anda lah yang menentukan nasib capital anda.

Jadi, pikirkanlah masak-masak risk and reward yang akan Anda dapatkan sebelum Anda open posisi. Stop Loss adalah wajib bagi siapapun yang ingin menjadi seorang trader yang sukses. Di MRG Forex, Stop Loss, Take Profit atau Pending Order minimum 1 pips dan Anda bebas menggunakan strategi trading apapun.

MRG Forex juga memberikan 3 jenis account, mulai dari free commission, free swap, dan spread rendah mualai dari 0.8. Anda cukup isi data registrasi pembukaan account yang diperlukan dan lakukan deposit pada account Anda. Jangan lupa perhatikan ketahanan Anda.
Berikut spesifikasi detail Account:

Button-Real-Account

mrg-trading-account-spesification

24 comments

  • Hello, guest
  • Forte Contest Hot Info Menangkan 1 New KIA FORTE 1.6L AT http://www.intelfxindo.com/ IntelFX dengan bangga mengundang para trader baru dan lama untuk berpartisipasi dalam “Forte Contest”. Semua trader yang ambil bagian dalam kompetisi ini berpeluang untuk memenangkan Hadiah Utama: 1 New KIA FORTE 1.6L AT yang akan dinilai dari partisipasi awal sampai akhir kontes ini. Selain itu, anda juga memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah-hadiah bulanan selama kontes berlangsung. Ini artinya, setiap bulan, 20 orang pemenang akan mendapatkan hadiah.
  • Berdasarkan pengalaman pribadi aja, secara manusiawi kita lebih cenderung memakai SL dengan komposisi SL>TP. Kalo saya alasannya simple...karena ketika OP maka posisi kita lsg minus. Tul ngga..hehe Gak ada ceritanya begitu OP lsg positif 10 poin ! Kwek...kwek....kwek, maunya tuh. Skl lg berdasarkan pengamatan pasar yg mungkin masih lemah plus analisa tehnikal saya yg masi 'cetek klo kita OP dg posisi SL<TP pasti deh SL nya yg lbh sering ke colek duluan.." monggo sarannya...:-)
    • Hallo Ziidoji, apa kabar :) (bapak apa ibu ini ya? hehehe) terima kasih atas partisipasinya ya boss… mungkin yang boss Ziidoji bilang itu banyak juga dilakukan oleh trader2 lainya. menurut saya untuk memakai SL<TP adalah dengan menganalisa market terlebih dahulu sebelum OP, bagaimana perkembangan dan perjalanan market kemarin dan hari ini, dari situ bisa kita dapatkan prediksi harga yang akan berjalan, sehingga kita bisa memakai SL yang kecil dan TP yang besar. jangan memaksakan diri mengambil harga ketika OP, jika kita tidak yakin dengan harga tesebut, lebih baik jangan OP. dan jangan takut ketinggalan runing harga, karena market bergerak dua arah (buy - sell / naik - turun) kira2 seperti itu boss Ziidoji gambaran dari saya, semoga bisa membantu. terima kasih boss, kalau ada hal lain yang mau disampaikan, monggo di curahkan semua disini boss.
  • salam kenal. artikelnya bagus.Jadi inget diri sendiri yang sering loss gede gara-gara ga pake SL..he..he..
  • wow...salut buat pak Arief.. kalo diliat dari komentarnya pak Arief kek nya bisa nih nyumbang artikel... :D Apaan aja boleh kok pak yang penting relevan dengan Trading baik itu pengalaman pribadi, tips and trick dll yang bisa dijadikan pembelajaran mungkin.. Di tunggu yah pak disini admin@myfgblog.com :D
  • finally, the secret is revealed......yahhh memang rahasia ini yang sering disembunyikan oleh broker company nakal. Makanya kita sering denger adanya kebijakan broker co yang mempersulit trader utk pasang SL/TP (dengan argumentasi yang sama sekali gak logis dan keliatan dibuat-buat seperti hilangnya posisi limit apabila ada news dll), tidak jarang sering terjadi dispute masalah done tidaknya limit order (SL/TP). SL > TP, maka sistem tradingnya belum bisa dikatakan sebagai bisnis. Capek2 mengumpulkan 10x profit hilang oleh 1x loss. SL=TP, maka sistem tradingnya masih sarat dengan dominasi unsur spekulatif/ untung-untungan. Lebih berkonotasi gambling sistem. SL<TP, inilah seharusnya sistem trading dijalankan. Teknik ini merupakan kebiasaan dari trader2 besar dunia. Cuman teknik ini membutuhkan dukungan trading psikologi yang kuat karena hold floating profit lebih memicu adrenalin ketimbang hold floating loss.
    • halo pak Arief wah mantaf ni pak Arief :) memang kita harus hold floating profit. kalo ada tip2 yang lain monggo di bagi2 pak :) terima kasih pak Arief