Klasik & Efektif: Tentukan Garis Support & Resistance Anda

Posted on Oct 23, 2013

Seperti yang kita ketahui untuk menggapai profit dalam dunia trading ada beragam sistem trading yang bisa dimanfaatkan. Tools semacam ini tentu merupakan penyokong bagi trader.

Selain itu kita juga harus lihai dalam melihat pergerakan pasar kemarin, hari ini, dan tentunya prediksi dikedepannya. Kedepannya berarti minggu depan atau bahkan bulan depan – banyak sekali “pekerjaan rumah” bagi seorang trader…

Menentukan-Garis-Support-dan-Resistance.jpg
Sepertinya untuk menganalisa trading chart setiap harinya adalah pekerjaan yang sulit untuk dilakukan oleh trader. Dan begitu banyak analisa teknikal yang bisa anda pakai untuk menganalisa trading chart, namun anda masih belum mahir trading?

Nah, ada satu analisa teknikal yang trader (sebenarnya sudah) ketahui tapi jarang efektif dipakai, analisa teknikal berikut memiliki sifat sederhana, klasik, dan kenyataannya masih efektif.

Adalah analisa teknikal garis support dan resistance.


Menentukan garis support dan resistance

Garis support dan resistance bisa membantu anda membuat analisa harian yang sederhana dan efektif. Dan untuk menambah kehebatan analisa teknikal ini anda juga lebih baik kombinasikan dengan data-data dan berita fundamental yang ada.

Garis support resistance sebenarnya “cukup” untuk bekal anda dalam bertrading. Berikut cara gampang menetukan garis support dan resistance:

Tentukan garis support dan resistance terlebih dulu, biasanya harga akan bereaksi disekitar level tersebut. Untuk itu lihat pada weekly chart, tentukan garis support dan resistance dengan menarik garis horizontal seperti gambar dibawah.



Menemukan garis support dan resistance adalah dengan menentukan titik titik pembalik arah harga yang terlihat pada trading chart. Setelah itu switch time frame anda ke pergerakan harga yang lebih rendah, ke daily chart.



Yang perlu anda perhatikan dalam menentukan garis support dan resistance adalah polanya yang tidak selalu relevan antara weekly chart dengan daily chart. Yang cukup anda lakukan: lakukan penentuan ulang kembali.

Contohnya:

Pada kedua chart EUR/USD diatas, titik resistance 1.3172 pada weekly chart disesuaikan dengan level 1.3193 pada daily chart yang jelas tampak sebagai resistance. Disamping itu kita juga menambahkan level 1.2955 sebagai support/resistance yang pada weekly chart tidak tampak. Sementara level 1.2748 tetap tampak sebagai level kunci pada weekly chart maupun daily chart.

Level kunci resistance/support tidak harus ditentukan dari setiap level yang tampak, tetapi hanya mengambil level-level dimana terjadi pembalikan arah pergerakan harga (reversal) yang signifikan.

Selain mengamati formasi bar atau price action pada level tersebut, anda harus paham konsep menentukan support/resistance:

  1. Garis horisontal level support akan berubah fungsi sebagai garis level resistance bila berhasil ditembus (break) dan sebaliknya.

  2. Garis trend-up sebagai garis support akan berubah fungsinya sebagai garis resistance bila telah tertembus dan sebaliknya.

  3. Garis indikator moving average yang sebelumnya menunjukkan batas level resistance akan berubah menunjukkan level support bila berhasil ditembus dan sebaliknya.

  4. Pada akhirnya, prinsip garis support resistance merupakan titik yang menjadi pengukur kedisiplinan anda selama bertrading.

    Sebagai salah satu dari berbagai analisa teknikal yang ada, garis support dan resistance berfungsi sebagai penentu entry point dan penentu level stop loss. Cara menghitung garis support dan resistance pun beragam, yang mungkin akan dibahas dilain artikel.


Jadi, tentukan garis support dan resistance-mu sekarang!!


2 comments

  • Hello, guest