Team FuturesGalleriaBlog baru-baru ini melakukan analisa terhadap kondisi politik yang telah berlangsung di Inggirs dan Kami juga sudah menentukan batasan support dan resistance pada analisa yang kami lakukan pada pair GBPUSD.

Analisa kami telah melewati berita besar seperti referendum British Exit (Brexit) pada 23 Juni 2016. Imbasnya, pair GBPUSD turun 17.660 poin dalam 1 hari. Kelanjutan dari Brexit, U.K. hingga saat ini berada pada posisi serba tidak menentu. Terlebih setelah hasil pemilu pada 8 Juni 2017.

Potensi Trading di tengah Ketidakpastian U.K.

Inggris Raya (U.K.) berada di tengah ketidakpastian saat terjadi hung parliament — situasi di mana tidak ada partai yang memenangkan kursi minimum di parlemen. Dari total 650 kursi parlemen, sekurang-kurangnya, 326 kursi harus dikuasai.

Alhasil, Theresa May selaku petahana dari Partai Konservatif terancam mendapat mosi tidak percaya dari anggota parlemen. Sehingga, dia akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Perdana Menteri U.K.

Kondisi Politik Inggris Terhadap pair GBPUSD

Pada pemilu U.K. (8/6), Partai Konservatif hanya memperoleh 318 kursi parlemen. Sedangkan, Partai Buruh yang diwakili Jeremy Corbyn memperoleh 262 kursi. Kedua partai terbesar di U.K. tersebut memiliki komitmen untuk merealisasikan Brexit pada 2019. Namun, ada beberapa isu penting yang akan sulit untuk disepakati antara U.K. dan Uni Eropa, yaitu:

  1. Anggaran belanja Uni Eropa yang sedang berjalan hingga 2020 akan menuntut komitmen dari U.K. untuk membayar £50 Miliar. Di sisi lain, U.K. akan menegosiasi ulang jumlahnya.
  2. Hak-hak migran merupakan hal penting yang harus disepakati sebelum U.K. meninggalkan Uni Eropa. Hal ini menyangkut nasib lebih dari 4 juta orang. Saat ini, sekitar 3 juta warga yang berasal dari negara-negara anggota Uni Eropa bertempat tinggal di Inggris. Sedangkan, 1,2 juta warga Inggris bertempat tinggal di Uni Eropa.
  3. Kesepakatan perdagangan dan tarif yang membutuhkan waktu yang sangat lama. Isu ini bukan hal sederhana karena Uni Eropa telah menjadi rekan perdagangan terbesar bagi U.K.
  4. U.K. akan berupaya untuk mengamankan industri tertentu. Sektor jasa finansial dan yang terkait menyumbang 12% PDB Inggris. Sedangkan — bagi Uni Eropa, U.K. menangani 75% perdagangan berdenominasi Euro.
  5. Pengawasan perbatasan untuk wilayah Republik Irlandia yang menjadi anggota Uni Eropa dan Irlandia Utara yang termasuk bagian U.K. Bisa jadi Skotlandia akan meninggalkan U.K. karena negara ini pernah referendum terkait hal tersebut pada 2014. Saat itu, 55% memilih untuk tetap menjadi bagian dalam U.K. Namun, Nicola Sturgeon — Perdana Menteri Skotlandia, telah meminta dilakukan referendum kedua.

Tentunya, isu-isu tersebut menjadi rumor yang berpeluang bagi news trader untuk trading dan mengambil profit saat berita aktual dirilis. Namun, metode tersebut memiliki risiko yang sangat tinggi jika tanpa didukung analisis teknikal yang mampu mengukur pergerakan harga di masa mendatang.

linkedin share
Subscribe

There are no comments yet

  • Hello, guest