5 Alasan yang Membuat Investor Memilih Emas Sebagai Safe Haven

Posted on Sep 21, 2017

Kita sudah melihat bukti bahwa investor selalu mengalihkan dana investasi mereka ke emas ketika terjadi ketidakpastian, baik itu di pasar atau pun kondisi politik dunia yang bergejolak. Saat kondisi pasar sedang tidak menentu dan sulit ditebak pergerakan harga-harganya, atau terjadi gejolak politik seperti yang baru-baru saja terjadi di Korea Utara, harga emas di sejumlah pasar di dunia cenderung akan naik secara drastis.

Hal ini dikarenakan investor masih percaya bahwa emas adalah salah satu jenis aset safe haven. Meski aset safe haven tidak hanya emas, namun ketika ketidakpastian terjadi, emas lah yang pada umumnya dipilih oleh para investor. Nah, pertanyaannya sekarang adalah apa saja sih alasan yang membuat para investor ini memilih emas sebagai aset safe haven. Berikut lima alasannya:

Tidak kehilangan nilainya saat inflasi atau pun konflik

Nilai mata uang seperti misalnya dolar Amerika atau pun Euro sewaktu-waktu bisa turun dengan drastis ketika terjadi inflasi atau konflik dalam skala internasional. Di saat inilah para investor mulai berinvestasi emas, karena sejarah sudah membuktikan bahwa emas tidak pernah kehilangan nilainya saat inflasi melanda atau perang dunia sekali pun.

gold bar

Mari kita ambil contoh dari peristiwa yang baru saja terjadi, yakni menghangatnya kondisi geopolitik di Korea Utara. Peristiwa uji coba peluncuran rudal balistik yang melintasi wilayah udara Jepang memantik kemarahan sejumlah negara. Para investor melihat adanya kemungkinan terjadinya perang dunia ketiga akibat kejadian ini dan mereka pun buru-buru mengamankan kekayaan mereka dengan berinvestasi emas.

Hal ini mengakibatkan harga emas meningkat tajam dan mencapai angka tertingginya selama setahun terakhir. Banyak investor lainnya, yang meski tidak merasa terancam secara langsung dengan kejadian ini, mengikuti tren dan terus mendorong kenaikan harga emas.

Ketersediaan emas makin terbatas

Dari tahun ke tahun, emas selalu banyak dicari oleh berbagai kalangan masyarakat. Ada yang ingin memilikinya dalam bentuk perhiasan, namun ada juga yang berinvestasi dalam bentuk emas batangan, koin, atau pun melalui trading secara online. Hal ini menyebabkan perusahaan tambang pun bekerja semakin giat karena permintaan pasar akan emas tidak pernah berkurang, bahkan terus bertambah dari waktu ke waktu.

gold mining - 1

Perusahaan tambang emas di berbagai belahan dunia pun kini menggali lebih dalam lagi untuk mencari emas. Peralatan yang digunakan pun semakin mahal dan canggih, sementara jumlah emas yang bisa diambil semakin sedikit. Akibatnya harga emas pun terus merangkak naik.

Permintaan tak pernah berkurang

Seperti sudah disinggung di atas, meskipun ketersediaan emas semakin terbatas, namun permintaan akan emas dari masyarakat dunia tak pernah berkurang, bahkan bisa dibilang bertambah. Hal ini dikarenakan permintaan emas tidak hanya datang dalam bentuk perhiasan atau para investor yang mencari emas batangan/koin, sektor industri elektronik pun membutuhkan logam mulia yang satu ini.

gold demand

Pembuatan perangkat elektronik seperti GPS atau stent jantung di bidang kesehatan membutuhkan logam mulia emas untuk pembuatannya. Jumlah emas yang dibutuhkan per satu perangkat memang tidak banyak, namun jumlah perangkat yang dibuat sungguhlah masif. Hampir setiap ponsel pintar yang beredar sekarang memiliki GPS dan semuanya membutuhkan emas pada proses pembuatannya.

Nilainya terjaga pada saat deflasi

Deflasi memang sangat jarang terjadi di jaman modern ini. Deflasi dalam skala besar terakhir terjadi di Amerika Serikat di tahun 1930-an. Deflasi itu dinamakan sebagai “The Great Depression”. Pada waktu itu aktifitas bisnis di Amerika melesu dan laju ekonomi melambat dikarenakan hutang negara yang demikian besar. Hal ini menyebabkan harga-harga barang di pasar mengalami penurunan secara drastis.

the great depression

Namun sebaliknya, daya beli masyarakat terhadap emas justru meningkat. Hal inilah yang menandakan bahwa emas nilainya tetap terjaga baik di saat terjadi inflasi atau pun deflasi. Kepercayaan masyarakat dan investor pada khususnya tetap tinggi pada investasi emas, tak perduli apa pun yang sedang terjadi di pasar.

Diversifikasi investasi

Emas bisa menjadi penyelamat dana investasi anda ketika ranah investasi lainnya tidak mendatangkan keuntungan. Hal ini dikarenakan emas memiliki hubungan negatif dengan jenis investasi lainnya seperti forex atau saham. Maksud dari hubungan negatif ini adalah ketika harga forex atau saham cenderung melemah, maka harga emas akan naik, dan sebaliknya. Maka dari itu banyak trader forex online mengalokasikan sebagian modal mereka ke investasi emas untuk mencegah modal mereka amblas ketika pergerakan harga sulit diprediksi.

Itu dia beberapa alasan yang membuat para investor memilih emas sebagai aset safe haven. Meski ada aset-aset lainnya yang turut dinilai sebagai safe haven oleh investor, namun emas lah yang tetap jadi pilihan utama sejak dari dulu hingga hari ini.

There are no comments yet

  • Hello, guest