5 Pengaruh Emas Terhadap Trading Forex

Posted on Sep 21, 2017

Bila kita bicara soal investasi, tak jarang emas jadi buah bibir perbincangan. Meski sekarang jenis investasi sudah banyak sekali ragamnya, tidak sedikit investor yang masih berinvestasi emas karena sifat unik dari emas tersebut. Salah satu sifat unik dari emas adalah pengaruhnya terhadap perdagangan mata uang atau biasa dikenal sebagai forex.

Meski sudah tidak lagi digunakan sebagai mata uang, emas masih memiliki sejumlah faktor yang bisa memengaruhi pergerakan harga mata uang. Di artikel ini kita akan membahas lima pengaruh terbesar emas terhadap harga forex. Tanpa menunda lebih lama lagi, ini dia lima pengaruh emas terhadap trading forex:

1. Emas pernah digunakan sebagai patokan mata uang

Hal ini pernah dilakukan di Amerika Serikat lalu dihentikan oleh Presiden Nixon pada tahun 1971. Dulu, satu dolar Amerika disamakan dengan sejumlah emas. Masyarakat Amerika sebelum tahun 1971 bisa datang ke bank, lalu menukarkan uang dolar miliknya dengan sejumlah emas. Kekurangan dari sistem ini adalah pihak pemerintah bisa membatasi berapa banyak jumlah uang yang beredar tergantung dengan jumlah emas yang disimpan di dalam bank di Amerika.

gold vs dolar

Hal ini menjadikan jumlah uang yang beredar di Amerika terbatas. Pemerintah tidak bisa mencetak uang sebelum mereka menambah jumlah persediaan emas di dalam bank. Setelah sistem ini tidak diberlakukan, pemerintah pun bisa mencetak uang sebanyak yang dibutuhkan namun dengan resiko terjadinya inflasi apabila jumlah uang yang beredar di masyarakat terlalu banyak dan membuat nilai dolar Amerika itu sendiri turun.

2. Emas digunakan sebagai pelindung dari inflasi

Inflasi menyebabkan harga mata uang turun, harga jual barang meningkat, dan daya beli masyarakat pun menurun. Namun justru harga emas akan menanjak naik ketika laju inflasi menjadi tak terkendali. Hal ini menyebabkan para investor mengalihkan dana investasi mereka ke dalam bentuk emas agar nilai kekayaan yang mereka miliki bisa tetap terjaga.

Mari kita lihat contoh yang pernah terjadi di tahun 2011. Ketika harga mata uang terus menurun, harga emas justru naik ke angka tertingginya sepanjang sejarah, yakni $1,500 per troy ounce. Hal ini membuktikan bahwa kepercayaan investor akan investasi mata uang sebenarnya terbilang rendah dibandingkan dengan investasi emas ketika ketidakpastian ekonomi terjadi di suatu negara.

3. Harga emas berpengaruh terhadap negara yang mengekspor/mengimpor emas

Harga mata uang sebuah negara sangatlah erat dengan kegiatan ekspor impor yang dilakukan negara tersebut. Sebagai contoh yang terjadi di Indonesia saat ini, ketika negara kita lebih banyak melakukan impor dibandingkan ekspor, maka harga mata uang rupiah akan turun. Namun jika ekspor digiatkan, maka nilai mata uang rupiah pun akan semakin menguat bila dibandingkan dengan dolar.

Namun lain halnya apabila negara kita jadi pengekspor emas. Bila kita menjadi sebuah negara pengekspor emas, maka ketika harga emas di dunia meningkat, maka mata uang rupiah pun akan menguat. Hal ini dikarenakan nilai ekspor emas pun akan meningkat karena harga emas yang merangkak naik.

4. Pembelian emas oleh bank sentral akan mengurangi nilai mata uang negara tersebut

Sejak tidak diberlakukannya lagi emas sebagai pendukung mata uang, hampir semua bank sentral di dunia menimbun emas di dalam brangkasnya. Namun hal ini justru berakibat makin melemahnya harga mata uang negara tempat bank sentral tersebut bernaung, serta makin tingginya harga emas di negara tersebut.

gold reserve

Bank sentral yang ingin membeli emas pastinya diharuskan untuk mencetak uang dalam jumlah yang banyak. Hal ini mengakibatkan makin banyaknya uang beredar di pasar, inflasi pun meningkat dan harga mata uang pun turun. Dampak lebih lanjutnya adalah menurunnya daya beli masyarakat negara tersebut.

5. Emas biasanya dijadikan alat ukur nilai mata uang suatu negara

Tingginya harga emas di suatu negara biasanya dijadikan petunjuk akan harga mata uang dari negara tersebut. Karena biasanya harga mata uang suatu negara akan berbanding terbalik dengan harga emas di negara tersebut. Namun tak selamanya hal ini berlaku. Ada beberapa pengecualian dari kondisi ini.

Sebagai contoh, bila permintaan akan emas dari suatu negara meningkat otomatis akan membuat harga emas di negara tersebut naik. Namun hal ini tak serta merta membuat harga mata uang negara tersebut menjadi melemah. Bisa jadi harga mata uang negara tersebut juga ikut naik di saat yang sama.

Oleh karena itu anda sebagai trader emas online harus jeli melihat faktor apa saja yang menyebabkan harga emas naik atau turun. Karena tidak selamanya harga emas yang menanjak menandakan harga mata uang seperti dolar Amerika akan turun.

Lima pengaruh emas terhadap mata uang di atas bisa anda jadikan panduan sebelum anda mulai trading emas secara online. Anda bisa memanfaatkan berita-berita sehubungan dengan penurunan atau kenaikan harga emas lalu anda hubungkan dengan harga mata uang, seperti dolar Amerika misalnya. Dengan demikian anda bisa mengambil keputusan investasi yang tepat dan menghindarkan diri dari kerugian saat trading.

There are no comments yet

  • Hello, guest