Belajar Analisa Support Resistance Forex dengan Mudah

Posted on Sep 21, 2017

Belajar-Analisa-Support-Resistance-Forex-dengan-Mudah

Ada banyak sekali analisa yang digunakan oleh para trader untuk memprediksi pergerakan harga mata uang di pasar forex. Namun sebagai trader pemula, anda tidak perlu mempelajari banyak analisa untuk digunakan pada saat trading. Menggunakan satu hingga dua buah jenis analisa untuk membaca pergerakan harga sudah lebih dari cukup untuk seorang trader pemula.

Pada artikel berikut ini, kita akan mempelajari salah satu analisa yang terbilang mudah untuk dimengerti oleh para trader pemula. Kali ini, kita akan belajar analisa support resistance forex dengan cara yang paling mudah. Sebelumnya, mari kita lihat terlebih dahulu apa itu pengertian dari support dan resistance di trading forex.

Pengertian support & resistance

Untuk lebih mudah memahami apa itu support & resistance, marilah sebelumnya kita mengamati dulu gambar di bawah ini:

sideways

Support & resistance adalah titik tertinggi atau terendah harga mata uang dalam sebuah periode tertentu. Bisa dilihat dari gambar di atas, support adalah garis lurus yang berada di bagian bawah grafik, sementara resistance adalah garis lurus yang berada di atas grafik. Terlihat bahwa pergerakan harga mata uang tidak pernah menembus garis resistance atau pun support.

Trader biasanya akan mengambil keputusan untuk mengambil posisi jual atau beli ketika pergerakan harga mendekati level support atau resistance. Bila harga mendekati level support, maka ketika harga tidak mampu menembus level support dan memantul kembali ke atas, maka saat inilah biasanya trader mengambil posisi beli untuk mendapatkan keuntungan. Sebaliknya, ketika harga mendekati level resistance, trader mulai mengambil ancang-ancang jual ketika harga tidak mampu menembus level resistance dan memantul kembali ke bawah.

Namun tidak selamanya level support & resistance ini tidak bisa ditembus. Ada kalanya harga bergerak melebihi level support & resistance. Ketika hal ini terjadi, maka akan tercipta level support atau resistance baru ketika harga bergerak kembali ke arah yang berlawanan. Lebih jelasnya bisa kita lihat pada gambar berikut:

support-resistance

Ketika harga bergerak menembus level support atau resistance maka akan tercipta level support atau resistance yang baru. Hal ini lumrah terjadi mengingat pergerakan harga mata uang di pasar forex yang begitu dinamis. Nah, setelah mengetahui apa itu pengertian support dan resistance, mari kita lanjutkan dengan cara menentukan level support dan resistance.

Menentukan level support & resistance

Ada beberapa cara menentukan level support & resistance yang biasa digunakan oleh trader berpengalaman. Namun karena artikel ini hanya membahas dasar-dasar dari support & resistance, kita akan melihat cara menentukan level support & resistance yang paling mudah. Ada dua cara yang terbilang mudah untuk menentukan level support & resistance, yakni dengan menentukan titik tertinggi dan terendah, serta menggunakan indikator moving average.

  1. Menentukan titik tertinggi dan terendah: cara ini adalah cara yang paling umum digunakan dan bisa langsung diterapkan di layar MetaTrader 4 (MT4) anda sekarang juga. Anda cukup mencari di manakah harga tertahan dan memantul kembali ke atas atau ke bawah, lalu menghubungkan titik-titik tersebut dengan sebuah garis lurus. Disarankan untuk menggunakan timeframyang besar seperti H4 atau D1, karena dengan menggunakan timeframe yang besar, makin valid jugalah data support resistance tersebut.
  2. Menggunakan indikator moving average (MA): Cara kedua ini banyak digunakan oleh trader berpengalaman. Trader menyebut indikator ini sebagai support & resistance dinamis karena levelnya selalu berubah mengikuti pergerakan harga. Ketika harga sedang bergerak naik, biasanya garis indikator MA berada di bawah grafik harga dan menjadikan garis MA tersebut sebagai support. Namun ketika terjadi downtrend atau harga mengalami penurunan garis MA akan berada di atas grafik dan menjadikannya resistance. Trader biasanya mencari peluang untuk buka order ketika garis MA memotong grafik. Bila garis MA memotong grafik dari bawah, biasanya pasar sedang mengalami jenuh beli dan akan memasuki tren jual. Sebaliknya, jika garis MA memotong grafik dari atas, trader akan memanfaatkan kondisi ini untuk segera melakukan aksi beli.

Itu dia cara belajar analisa support resistance forex dengan mudah. Meski analisa ini terbilang paling mudah dipelajari, namun hingga kini masih banyak trader yang menggunakan support & resistance dan tetap meraih untung saat trading. Selamat mencoba dan happy trading! ^_^

There are no comments yet

  • Hello, guest