Trading Emas yang Menguntungkan Untuk Pemula

Posted on Sep 26, 2017

Trading Emas yang Menguntungkan Untuk Pemula

Indikator stochastic banyak dipakai oleh para trader yang menggunakan analisis teknikal untuk memprediksi pergerakan harga. Meski sudah umum digunakan oleh trader forex, namun bagi anda yang ingin mencari keuntungan dari trading emas online, anda juga bisa memanfaatkan indikator stochastic untuk mencari momentum yang tepat untuk masuk ke dalam pasar dan meraih keuntungan.

Indikator stochastic digunakan untuk mencari besarnya perubahan harga-harga penutupan di trading emas online dalam satu periode tertentu. Sama seperti indikator Moving Average, sensitifitas pergerakan harga juga bisa diatur dengan mengubah angka periode. Makin besar angka periodenya, maka akan semakin halus garis indikator stochastic yang terbentuk.

Trading emas dengan indikator stochastic

Ada dua jenis indikator stochastic yang biasa digunakan oleh para trader, yakni fast stochastic oscillator dan slow stochastic oscillator. Perbedaan mendasar yang bisa dilihat dari kedua indikator ini adalah garis indikator slow stochastic biasanya akan tampil lebih halus dibandingkan dengan garis indikator fast stochastic.

Indikator fast stochastic akan lebih sensitif terhadap perubahan harga dan membuatnya tampil lebih “kasar” dibandingkan dengan indikator slow stochastic. Ada dua angka yang perlu anda perhatikan ketika anda menambahkan indikator stochastic ke dalam grafik MetaTrader anda. Yakni angka 80 serta angka 20 di dalam tabel indikator stochastic.

  • Overbought & oversold

Ketika kedua garis stochastic sudah berada di atas angka 80, ini artinya pasar sudah masuk kondisi jenuh beli dan sebentar lagi harga akan bergerak turun dan para trader pun sudah mulai menutup posisi beli mereka dan beralih ke aksi jual. Begitu pula sebaliknya, ketika kedua garis sudah tenggelam di bawah angka 20, pasar sudah memasuki kondisi oversold atau jenuh jual dan trader mulai ambil ancang-ancang untuk buka posisi beli.

stochastic

  • Momentum crossover

Selain overbought & oversold, trader yang menggunakan indikator stochastic oscillator untuk memperkirakan pergerakan harga emas juga mengamati kapan garis %K dan %D saling berpotongan. Bisa dilihat pada gambar di atas, ketika kedua garis indikator sudah masuk level overbought atau oversold, biasanya kedua garis ini akan saling memotong.

Hal inilah yang ditunggu oleh para trader untuk mendapatkan konfirmasi beli atau jual. Ketika garis %K memotong garis %D dari atas, maka sinyal trading yang muncul adalah bearish atau sinyal jual. Sedangkan ketika garis %K memotong garis %D dari bawah, sinyal yang muncul adalah bullish atau sinyal beli.

  • Divergence

Strategi ini bisa digunakan untuk memprediksi berapa lama sebuah tren akan terjadi dan kapan kiranya tren tersebut akan berbalik. Namun perlu diperhatikan bahwa garis yang biasa digunakan untuk strategi divergence adalah garis %D yang pergerakannya lebih halus, bukannya %K.

Downtrend akan segera berbalik menjadi uptrend ketika pergerakan harga emas di grafik MetaTrader menunjukkan bahwa harga masih terus bergerak turun, sementara pada indikator stochastic terlihat harga mulai bergerak naik. Sebaliknya uptrend akan segera berbalik menjadi downtrend ketika terlihat harga di grafik MetaTrader bergerak naik, sementara pada indikator stochastic harga bergerak turun.

Untuk lebih jelasnya, anda bisa lihat gambar di bawah ini:

divergence stochastic

Stochastic oscillator adalah salah satu indikator yang sering digunakan untuk menganalisis pergerakan harga emas online secara teknis. Meski anda menggunakan analisis fundamental untuk melihat arah pergerakan tren harga yang sedang terjadi saat ini, indikator stochastic bisa anda manfaatkan untuk mengetahui momen yang paling pas untuk masuk ke dalam pasar agar anda terhindar dari kerugian pada saat harga sedang floating.

Selamat mencoba metode ini dan happy trading! ^_^

There are no comments yet

  • Hello, guest