Apa Itu Lot dan Dampaknya Terhadap Trading?

Posted on Dec 18, 2017

Apa-Itu-Lot-dan-Dampaknya-Terhadap-Trading

Sebelum internet berkembang seperti sekarang, trading forex hanya bisa dilakukan oleh mereka yang berkantong tebal. Hal ini dikarenakan untuk masuk ke pasar forex, anda butuh modal sebesar 100.000 unit mata uang. Tentunya orang dengan dana terbatas seperti kita akan kesulitan untuk mengumpulkan uang sebanyak itu untuk bisa menjadi seorang trader.

Unit mata uang yang dibutuhkan untuk mulai trading itu dinamakan dengan lot. Satu lot memiliki nilai 100.000 unit mata uang. Trader biasa menyebut ukuran lot seperti ini sebagai lot standar. Namun berkat kemajuan teknologi dan internet, kini pasar forex semakin terbuka untuk trader-trader dengan modal terbatas dengan adanya lot mini (10.000 unit), lot micro (1000 unit), dan lot nano (100 unit).

Sebelumnya kita sudah membahas mengenai pip. Mungkin anda sudah mengetahui bahwa pip adalah angka desimal terakhir dari sebuah kurs mata uang. Dari sini saja kita sudah bisa membayangkan, berapa banyak pip yang harus kita kumpulkan agar keuntungan yang kita dapatkan memiliki nilai yang berarti?

Nah, sekarang kita akan menghitung bagaimana lot yang kita gunakan berdampak pada nilai pip yang didapat. Sebelumnya, asumsikan kita trading menggunakan lot standar, yakni 100.000 unit. Berikut perhitungan nilai pip yang anda dapatkan:

  • USD/CHF nilai tukarnya di angka 1.4350: (0.0001/1.4350) x 100.000 = 6.968 USD per pip.

Namun untuk kurs yang mana USD tidak menjadi base currency, perhitungan pipnya sedikit berbeda.

  • EUR/USD nilai tukarnya di angka 1.2500: (0.0001/1.2500) x 100.000 = 8 x 1.2500 = 10 Euro nilainya per pip.

Nilai pip yang anda dapatkan tentunya akan berbeda antara satu kurs dengan yang lainnya tergantung dengan ukuran lot yang anda gunakan. Saat harga bergerak, nilai pip juga akan turut berubah tergantung dari kurs yang anda gunakan.

Pengertian leverage dan gunanya dalam trading

Sebagai trader retail, tentunya kebanyakan dari kita tidak akan sanggup untuk mulai trading bila syarat lotnya saja sebegitu besarnya. Namun di tahun 2017 ini, banyak trader seperti kita dipermudah untuk masuk ke pasar forex berkat adanya leverage. Apa itu leverage? Mari kita lihat ilustrasi di bawah ini:

Katakanlah ada bank yang bersedia meminjamkan anda uang sebanyak $100.000 sebagai modal untuk trading. Pihak bank hanya meminta anda untuk mendepositkan uang sebanyak $1000 ke bank tersebut sebagai jaminan. Bank tersebut tidak akan menggunakan uang tersebut, namun hanya memegangnya saja dan akan mengembalikan di saat anda menginginkannya kembali.

Kurang lebih seperti itulah ilustrasi leverage yang ada di pasar forex. Namun di pasar forex bukan bank yang memberikan leverage, melainkan broker. Jumlah leverage yang disediakan tergantung dari kebijakan broker tersebut, serta berapa banyak uang yang anda rasa nyaman untuk digunakan menjadi modal trading.

Setelah anda mendepositkan jaminan anda tersebut barulah anda mulai bisa trading. Broker juga akan menginformasikan kepada anda berapa banyak dana yang dibutuhkan untuk membuka 1 posisi trading. Contohnya, jika broker anda menyediakan leverage sebesar 100:1, dan anda ingin buka posisi dengan nilai $100.000, sedangkan anda hanya punya modal sebesar $5000 di dalam akun anda.

Berdasarkan contoh di atas, broker anda akan mengambil dana dari akun anda sebesar $1000, dan sisa dana yang dibutuhkan untuk buka posisi sebanyak $99.000 akan dipinjamkan oleh sang broker. Saat anda mendapatkan untung, dana $1000 sebelumnya akan dikembalikan kepada anda beserta keuntungan yang anda dapatkan. Namun saat anda loss, dana $1000 anda akan dikembalikan, dikurangi dari dari kerugian yang anda derita.

Cara menghitung keuntungan/kerugian

Langsung ke contoh saja yaa:

  • Misalnya kita trading kurs USD/CAD dengan nilai tukar 1.2840/1.2860. Anda membeli dollar, ini artinya harga yang harus anda perhatikan adalah harga “ASK”, yakni 1.2860.
  • Lalu anda buka order dengan lot standar (100.000) di harga 1.2860.
  • Beberapa waktu kemudian, harga naik ke 1.2880. Karena anda sudah mendapatkan untung 20 pip, anda pun menutup order anda.
  • Nilai tukar USD/CAD yang baru adalah 1.2880/1.2900. Karena awalnya anda melakukan ‘pembelian’ untuk membuka trade, maka untuk menutup trade anda harus ‘menjual’ dan harga “BID”-lah yang harus anda perhatikan sekarang, yakni 1.2880.
  • Perbedaan antara 1.2880 dan 1.2860 yakni sebanyak 0.0020 atau 20 pip.
  • Dengan rumus sebelumnya, sekarang kita akan menghitung berapa banyak keuntungan yang didapatkan. Berikut perhitungannya: (0.0001/1.2880) x 100.000 = $7.764 per pipnya. Sedangkan untung yang anda dapatkan sebanyak 20 pip artinya anda berhasil mendapatkan $155.280.

Yang perlu diingat-ingat:

  • Saat open order “BELI”, perhatikan harga ‘ask’, sedangkan saat open order “JUAL”, perhatikan harga ‘bid’.

Sampai di sini, kita sudah mengenal beberapa istilah trading forex, mulai dari pip, pipettes, lot, leverage, hingga swap dan rollover. Klik tombol di bawah ini untuk lebih memperkaya kosakata anda di dunia trading forex:

Tipe-Tipe Order di Trading Forex

There are no comments yet

  • Hello, guest