Trading Forex Menggunakan Analisis Fundamental

Posted on Jan 25, 2018

trading-menguntungkan-dengan-breakout-fakeout

Setelah pembahasan mengenai analisis teknikal secara intensif, sekarang mari kita mempelajari bagaimana cara membaca sentimen para pelaku pasar forex menggunakan analisis fundamental. Seperti yang kita ketahui bersama, hanya mengandalkan satu jenis analisis saja tidak akan mempu memberikan gambaran secara lengkap mengenai apa yang sedang terjadi di pasar forex.

Sebagai contoh, bisa jadi semua indikator yang anda gunakan menunjukkan sinyal beli di pair USD/JPY. Namun secara tiba-tiba, salah satu bank terbesar di Amerika Serikat mengumumkan bahwa pihaknya bangkrut. Hal ini mengakibatkan hilangnya kepercayaan para investor dan membuat nilai mata uang USD ambruk di pasar.

Anda yang pada awalnya buka posisi beli di pair USD/JPY pun harus menahan sakit hati karena mendadak pergerakan mata uang bergerak ke arah yang tidak anda inginkan. Alasannya pun sederhana, karena anda hanya hanya menggunakan analisis teknikal tanpa memerdulikan sama sekali faktor fundamentalnya.

Oleh karena itulah, kali ini kita akan membahas lebih jauh mengenai apa itu analisis fundamental dan bagaimana cara trading menggunakan analisis ini. Tapi, sebelumnya mari kita bahas dulu pengertian dari analisis fundamental itu sendiri.

Pengertian analisis fundamental

Jika anda mendengar rekan-rekan trader anda membicarakan mengenai fundamental, itu artinya mereka sedang membicarakan keadaan ekonomi dari negara yang mata uangnya diperjualbelikan di pasar forex. Faktor yang dimaksud mencakup banyak hal, mencakup faktor ekonomi, politik, data keuangan, pengumuman penting, hingga faktor iklim pun termasuk dalam faktor fundamental.

Sedangkan analisis fundamental adalah studi yang mempelajari faktor-faktor ini untuk memprediksi arah pergerakan mata uang di pasar forex. Dalam analisis fundamental, kita akan mempelajari mengenai apa yang sedang terjadi di sekitar kita, dalam lingkup ekonomi dan finansial, dan bagaimana elemen makro ekonomi memengaruhi apa yang sedang kita perjual belikan.

Intinya, analisis fundamental memberikan kita wawasan seperti apa pergerakan mata uang bereaksi terhadap kejadian ekonomi tertentu. Ada banyak sekali data fundamental yang bisa kita gunakan. Data yang dimaksud bisa berupa bank sentral Amerika merilis data penjualan rumah, atau perubahan kebijakan finansial yang dilakukan oleh Bank Sentral Eropa.

Perilisan data seperti ini seringkali mengubah kondisi perekonomian dan menghasilkan reaksi tertentu dari para investor dan trader. Karena itulah ada banyak sekali trader yang menunggu-nunggu perilisan data ekonomi yang penting seperti ini.

Mengetahui nilai indikator ekonomi memang sangatlah penting, namun mengantisipasi prediksi pasar terhadap indikator ekonomi tersebut sama pentingnya. Anda harus bisa memahami seperti apa dampak dari perilisan nilai indikator ekonomi dibandingkan dengan prediksi pelaku pasar terhadap nilai indikator ekonomi tersebut.

Tenang, anda tak perlu pusing dulu karena mempelajari analisis fundamental tidaklah sulit. Biasanya, rilis data ekonomi dan laporan fundamental bentuknya seperti ini:

  • Kenaikan nilai suku bunga sejumlah x% mungkin akan membuat nilai mata uang EURO naik.
  • Kepercayaan konsumen turun 2% dikarenakan laporan ekonomi terakhir.
  • Jika nilai indikator ekonomi masuk ke level itu, maka harga USD harusnya akan turun.

Yang jadi masalah untuk sebagian trader yang menggunakan analisis fundamental adalah mengartikan data ekonomi dan laporan fundamental tersebut untuk menggambarkan keadaan ekonomi suatu negara dan dampaknya terhadap mata uang negara tersebut. Namun anda tak perlu khawatir! Kami akan membimbing anda sampai anda paham bagaimana menggunakan analisis fundamental di trading forex.

Selanjutnya, mari kita lihat faktor-faktor apa saja yang mampu menggerakkan harga mata uang di pasar forex. Klik tombol di bawah ini untuk lanjut ke artikel tersebut:

Faktor-Faktor Fundamental Penggerak Harga

There are no comments yet

  • Hello, guest