Rancang dan Bangun Sistem Trading Anda

Posted on Feb 19, 2018

Rancang-dan-Bangun-Sistem-Trading-Anda

Pernahkah anda mendengar tentang “Holy Grail Trading System”? Jika anda memasukkan kata kunci “forex trading systems” di mesin pencari Google, maka anda akan melihat sejumlah orang yang mengklaim bahwa mereka sudah menemukan sistem trading forex yang dijamin tanpa cela, dan anda bisa membeli sistem trading tersebut dengan “beberapa” ribu dollar saja.

Mereka mengatakan bahwa sistem ini mampu menghasilkan ribuan pip per minggunya dan sama sekali tak pernah rugi saat trading. Sampai di sini anda mungkin tergoda untuk membeli sistem trading ini. Karena dengan janji menghasilkan ribuan pip tanpa gagal sekali pun, sudah pasti modal yang anda keluarkan untuk membeli sistem ini akan kembali dalam waktu yang cukup singkat.

Nah, bagaimana kalau kami katakan, anda bisa membuat sistem trading ini sendiri secara gratis! Syaratnya, anda hanya perlu membangun kedisiplinan saat menerapkan strategi trading ini. Sanggup? Jika anda menjawab ya, maka anda bisa melanjutkan membaca artikel ini agar anda bisa membuat sistem trading anda sendiri.

Tujuan dari pembuatan sistem trading ada dua pada dasarnya, yakni untuk mengidentifikasi adanya trend sedini mungkin, dan yang kedua menghindari terkena pergerakan harga yang volatile. Sebelum lanjut ke pembahasan mengenai sistem trading, mari kita lihat terlebih dahulu seperti apa langkah-langkah menciptakan sistem trading ini.

6 langkah membuat sistem trading anda sendiri

Pada dasarnya tidak sulit untuk membuat sebuah sistem trading forex. Yang sulit adalah mengetes sistem trading tersebut secara ekstensif. Maka dibutuhkan kesabaran ekstra sampai anda yakin bahwa sistem trading yang anda gunakan memang terbukti menguntungkan.

Langkah 1: tentukan time frame

Hal pertama yang harus anda lakukan adalah menentukan termasuk tipe trader manakah anda. Apakah anda adalah seorang day trader? Scalper? Swing trader? Seberapa seringkah anda melihat grafik di MT4? Beberapa menit sekali, beberapa jam sekali, sehari sekali, seminggu sekali? Hal-hal inilah yang akan menentukan jenis time frame yang anda gunakan.

Langkah 2: cari indikator untuk mencari trend baru

Dalam hal mencari trend baru, banyak trader menggunakan indikator moving average. Umumnya, mereka akan menggunakan dua moving average dan menunggu terjadinya persilangan antara kedua moving average tersebut. Memang ada indikator lainnya yang bisa mengidentifikasi trend, namun moving average lah yang paling mudah digunakan.

Langkah 3: cari indikator untuk mengonfirmasi trend

Pentingnya mencari konfirmasi trend adalah untuk menghindari terkena trend palsu. Jadi, ketika misalnya anda melihat adanya persilangan indikator moving average, anda bisa memastikan apakah benar sebuah trend baru memang sedang terbentuk. Beberapa indikator yang bisa digunakan untuk langkah ketiga ini adalah stochastic, MACD, dan RSI.

Langkah 4: tentukan berapa banyak kerugian yang bisa anda terima

Sebagai trader, tentunya sama sekali tidak menyenangkan saat bicara kerugian. Pada kenyataannya, seorang trader yang baik ialah yang mempertimbangkan berapa banyak kerugian yang berpotensi diterima sebelum bicara soal berapa banyak keuntungan yang ingin didapatkan. Pertimbangkan jumlah kerugian yang bisa ditoleransi dari sekali trading, untuk kemudian bisa ditutup oleh keuntungan dari trading berikutnya.

Langkah 5: tentukan di mana masuk dan keluar pasar

Ada trader yang langsung pencet tombol buy/sell begitu indikator-indikator yang digunakan menunjukkan sinyal yang sama. Namun ada juga yang menunggu sampai candle baru terbentuk. Kami menyarankan untuk menunggu sampai candle baru terbentuk sebelum anda memutuskan untuk masuk kepasar.

Untuk keluar pasar, ada beberapa cara yang bisa anda gunakan. Yang pertama adalah menggunakan metode standar, yakni menentukan sendiri berapa keuntungan yang ingin anda dapatkan dengan memasukkan angka take profit. Yang kedua adalah dengan menggunakan trailing stop.

Langkah 6: catat aturan main sistem trading anda

Setelah anda selesai menjalankan langkah pertama sampai ke lima, yang berikutnya adalah mencatat apa saja aturan-aturan yang terdapat dalam sistem trading yang sudah anda buat dan jangan pernah trading jika kondisi pasar tidak sesuai dengan aturan trading anda.

Inilah yang terpenting dalam membuat sistem trading. Jika anda yakin bahwa sistem trading anda akan memberikan hasil yang menguntungkan, maka tidak ada alasan untuk tidak patuh terhadap aturan tersebut bukan? Mari kita lanjutkan dengan melihat contoh dari sistem trading yang mudah untuk dijalankan.

Sistem trading dengan 3 langkah mudah

Contoh sistem trading yang pertama ini menggunakan indikator moving average sebagai landasan untuk mencari kapan waktu yang tepat untuk buy dan kapan waktu untuk sell. Berikut langkah-langkahnya:

1. Trading setup

  • Gunakan time frame D1 atau daily chart
  • Gunakan simple moving average (SMA), masukkan angka period 5, apply to close
  • Gunakan simple moving average (SMA), masukkan angka period 10, apply to close
  • Gunakan stochastic (14, 3, 3)
  • Gunakan RSI (9)

2. Aturan trading

  • Indikator masuk pasar
    BUY jika SMA 5 memotong garis SMA 10 dari atas dan kedua garis stochastic sedang bergerak ke atas (jangan buy jika stochastic sudah masuk area overbought), pastikan juga jika RSI berada di atas garis 50. SELL jika SMA 5 memotong garis SMA 10 dari bawah dan kedua garis stochastic sedang bergerak ke bawah (jangan buy jika stochastic sudah masuk area oversold), pastikan juga jika RSI berada di bawah garis 50.
  • Indikator keluar pasar
    Tutup trading anda jika garis SMA 5 memotong garis SMA 10 dari arah yang berlawanan dengan indikator masuk pasar ATAU jika RSI kembali ke level 50. Pasang stop loss sebanyak 100 pips untuk berjaga-jaga.

Sistem trading ini sebenarnya cocok digunakan untuk berbagai jenis time frame, namun perlu anda ketahui bahwa semakin cepat time frame yang digunakan, maka akan semakin banyak juga sinyal palsu yang muncul. Mari kita coba aplikasikan sistem trading ini ke dalam grafik MT4.

trading-system-1

Menilik peraturan sistem trading yang sudah disebutkan sebelumnya, kita melihat bahwa ketiga indikator sudah memberikan sinyal BUY. Jangan lupa pasang stop loss untuk jaga-jaga kalau anda terkena fake signal. Jika anda tertib mengikuti peraturan sistem, maka selanjutnya kita akan melihat bagaimana kelanjutan dari trading ini.

trading-system-2

Kedisiplinan pun berbuah manis! Anda mendapatkan banyak pips dalam sekali trading saja. Mudah bukan? Nah, untuk indikasi keluar pasar, cari kondisi di mana garis SMA kembali bersilangan dan indikator stochastic dan RSI mengindikasikan hal yang sama.

Anda mungkin berpikir bahwa sistem trading ini too easy to be true. Namun seperti itulah kenyataannya. Sistem trading yang menguntungkan tak perlu rumit-rumit! Dengan sistem yang sederhana seperti ini akan memudahkan anda untuk membaca setiap indikator dan mengartikan apa yang dikatakan indikator tersebut.

Berikutnya kita akan membahas seperti apa pentingnya mencatat setiap kegiatan trading ada dalam jurnal. Klik tombol di bawah ini untuk langsung menuju artikel tersebut:

Pentingnya Jurnal Trading Bagi Seorang Trader Forex

There are no comments yet

  • Hello, guest