3 Cara Sukses Dalam Trading Index

Posted on Apr 15, 2019

“Gila dan liar”. 2 kata yang pas untuk menggambarkan keadaan saat melakukan trading index.

Benar kan? Pasti semua trader berkomentar sama tentang trading index. Gila dan liar, merupakan fakta dalam trading index banyak trader yang tumbang dan tergebuk oleh pergerakkannya yang fluktuatif. Makanya banyak trader yang segan dengan pilihan bisnis yang satu ini. Kecuali jika anda memiliki pandangan lain akan pergerakkannya yang liar dan gila? Tapi jangan sedih, kami ada 3 cara sederhana untuk meraih kesempatan profit dalam trading index.


Sekilas Trading Index

Index trading adalah suatu metode yang digunakan untuk mengukur suatu kumpulan saham tertentu. Itulah kenapa index trading ini sangat bermacam-macam dari Nasdaq, Dow Jones, S&P 500 di Amerika, Nikkei di Jepang, Kospi di Korea, Hangseng di Cina dan lainnya. (lihat fitur & product)

Index trading memiliki pengaruh yang besar seperti trading saham. Bisa dibilang: merupakan penentu “hari esok” untuk para investor dalam menanamkan modal mereka.

Ya walaupun trading index tidak sama persis dengan trading saham – hanya beda tipis. Bila di trading saham kita hanya bisa melakukan buy untuk mendapatkan profit, sedangkan untuk trading index ini kita mendapatkan peluang profit baik ketika melakukan buy atau sell (sama seperti forex).

Seperti halnya saham, para trader index biasanya membaca berita di pagi hari dan economic news yang ada di internet untuk meramal “hari esok”. Namun ada juga trader index yang trading secara harian dengan menggunakan analisa teknikal untuk meraih kesempatan profit yang lebih tinggi. Namun jangan lupa, resikonya juga pastinya lebih tinggi.


3 Kunci Sukses untuk Trading Index

CARI TITIK TERENDAH DAN TERTINGGI

WAKTU MASUK DAN KELUAR PASAR

SWING TRADING


#1. Cari titik terendah dan tertinggi

Pasar memiliki sifat dinamis. Mencari pergerakkan trend market yang besar memang bisa memberi profit besar, tanpa perlu mengambil profit receh. Namun upaya seperti itu kadang mengakibatkan trader terlalu lama berada di pasar, yang ketika market panic mereka pun seketika menyerah.

Pakai indikator anda untuk melihat trend yang ingin terbentuk, terutama pertumbuhan yang paling tinggi yang sudah mulai menurun. Ini menunjukkan adanya sebuah sentimen yang mendorong pasar lebih tinggi. Dimana para investor kurang optimis akan pasar dan koreksi besar bisa segera terjadi. Sinyal seperti ini muncul sebelum titik tertinggi tercipta.

#2. Waktu masuk dan keluar pasar

Kita harus sadar kalau tidak ada yang bisa memprediksi garis tertinggi yang tepat (dari sisi harga ataupun timeframe) tapi kita bisa mengambil keuntungan saat pasar menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Bahkan jika saat pasar terus menunjukkan peningkatan, tapi tanda-tanda koreksi itu selalu ada, dan bijaklah menentukan waktu masuk dan keluar dari pasar.

#3. Swing trading

Memang mencari “profit cepat” sah saja dilakukan selama trading index. Namun rasanya, menjadi seorang swing trader adalah yang pas. Dengan menahan posisi lebih dari sehari, saya rasa itu yang dilakukan oleh para top hedge fund dalam meraup profit gila-gilaan.

Maksud saya, kenapa ga dicoba? Tapi ini memang terkait dengan ketahanan dana anda. Jadi jalan tengahnya tentukan dulu gaya trading anda?

Keep Focus!!

Memang sukar jika pasar sedang ramai dan melihat jeli apa saja faktor reversalnya. Inilah sebabnya mengapa trader harus waspada dan mengabaikan emosi untuk tetap fokus pada apa yang terjadi di pasar.

Sebuah pasar yang sedang naik, selalu akan ada perbaikkan (koreksi) dan sering ada tanda-tanda peringatan dini sebelum menuju turun. Seorang trader harus menyadari tanda-tanda ini untuk mendapatkan keuntungan, baik di pasar naik, disela-sela untuk koreksi, lalu kembali sabar menunggu untuk harga naik lagi.

Memang trading index bisa menciptakan greget-nya tersendiri. So, bagaimana pengalaman trading index anda?

There are no comments yet

  • Hello, guest